BERITABANDUNG


  • 08 Februari 2017 | 11:49 WIB

Daftar Negara yang Jadi Sekutu dan Musuh Donald Trump

Editor: Yatti Chahyati


 Daftar Negara yang Jadi Sekutu dan Musuh Donald Trump
AMERIKASERIKAT - Presiden Amerika Serikat Sonald Trump. (The Inquisitr)

AMERIKASERIKAT, BERITABANDUNG.COM -- Donald Trump bersumpah untuk segalanya menomorsatukan Amerika lewat jargon "America first."  Tidak seperti presiden-presiden AS sebelumnya, Donald Trump benar-benar mengubah pandangan tradisional bangsanya mengenai siapa musuh dan sahabat Amerika.

Menurut kolomnis The Atlantic Jeffrey Goldberg, Trump telah membuat sekutu-sekutu dan musuh-musuh AS menjadi campur aduk, tidak jelas, siapa musuh, siapa sekutu.

"Ini dunia di mana hubungan diplomasi yang sudah mapan diobrak-abrik oleh cepatnya cuitan (di Twitter)," kata Goldberg. "Kita kini hidup di sebuah dunia di mana para pemimpin Uni Eropa berbicara tentangan ancaman nyata dari seorang presiden Amerika yang mantap membela pemimpin Rusia."

Berikut daftar negara yang menjadi sahabat dan musuh AS di bawah kepemimpinan Donald Trump.

TEMAN

Israel: Mengoreksi sikap Barack Obama terhadap Israel, Trump memulihkan hubungan yang lebih baik dengan sekutu abadi AS ini.  Mengamini pandangan gelap Israel tentang Iran, Trump bertindak lebih jauh ingin memindahkan kedutaan besar AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Tapi Trump masih mengkritik aktivitas permukiman Yahudi di wilayah Palestina, kendati diam-diam memberi lampu hijau.

Rusia: Sejak Perang Dingin, tak ada presiden AS yang ingin berteman dengan Rusia, tetapi Trump malah benar-benar ingin bersahabat dengan Rusia, atas alasan yang sampai kini hanya dia seorang yang tahu.

Ketika duta besarnya sendiri di PBB mengutuk aneksasi Krimea oleh Rusia dan usil Rusia di Ukraina timur, Trump tetap saja menyanjung Presiden Rusia Vladimir Putin dan menepis tudingan bahwa Putin bukanlah pembunuh.

Inggris Raya: Perdana menteri dari sekutu abadi AS ini, Theresa May, adalah pemimpin asing pertama yang mengunjungi Trump di Gedung Putih. Trump menyambut suka cita keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Tapi belakangan dia dicemooh oleh rakyat Inggris karena mengeluarkan Keppres larangan imigran tujuh negara muslim masuk ke AS, bahkan ketua majelis rendah parlemen Inggris tak sudi memberikan waktu kepada Trump untuk menyampaikan pidato kehormatan di depan parlemen Inggris.

SETENGAH TEMAN

Australia: Trump merasa kerepotan oleh warisan kebijakan Barack Obama yang menyepakati pakta dengan Australia untuk memproses 1.250 pengungsi yang berada di kamp pengungsian Australia, untuk bisa masuk ke AS.  Trump sebenarnya tak mau menampung pengungsi-pengungsi itu, tetapi mengaku menghormati perjanjian Australia-AS yang ditandatangani semasa era Obama itu.

Jepang: Selama kampanye presiden, Trump menuding Jepang terlalu diuntungkan dalam perdagangan dengan AS dan menuduh tidak cukup membayar upeti untuk perlindungan militer AS kepada Jepang. Setelah perdana menteri Jepang menemui Trump di Trump Tower, Jepang mendapatkan jaminan dari Menteri Pertahanan James Mattis bahwa negara ini masih dijamin 100 persen keamanannya oleh AS.  Tapi komitmen ini tidak pernah keluar dari mulut Gedung Putih.

Jerman: Trump memang menyebut bahwa dia mengagumi Kanselir Angela Merkel, tetapi dia pernah mengkritik kebijakan Merkel soal pengungsi. Merkel pernah mengatakan Eropa tak bisa lagi tergantung kepada AS pimpinan Trump. Jerman kini menjadi pemimpin barisan pembela liberalisme Barat yang dulu ikut dirancang AS.

SETENGAH MUSUH

Meksiko: Sejak awal Trump memang terus menganggap negeri ini musuh, ketimbang sekutu.  Meksiko dituding Trump telah mencuri lapangan kerja Amerika, memukul daya saing produk dagang Amerika, dan mengekspor bandit serta kriminal narkoba ke Amerika.

China: Naik cepatnya China sebagai superpower baru dunia telah membuat negara ini menjadi pesaing Amerika. Dan Trump kini berusaha mengubah praktik dagang China, merongrong pembangunan fasilitas militer China di Laut China Selatan, dan memasukkan China sebagai penyokong program nuklir Korea Utara, dengan langkah-langkah politik lebih drastis dibandingkan para pendahulunya.

MUSUH BENERAN

Suriah, Irak, Libya, Somalia, Sudan, dan Yaman: Dengan melarang sementara warga negara keenam negara ini, plus Iran, Trump secara tidak langsung mengandangkan keenam negara itu sebagai musuh AS.

Soal Korea Utara, Trump tidak percaya dengan nasihat Obama bahwa negara ini tengah mengembangkan peluru kendali berkepala nuklir yang bisa menjangkau wilayah Amerika. Trump yakin dirinya bisa menggertak Korea Utara dan menyepelekan kemampuan nuklir Utara. (Antara)


Label: #


Berita Terkait

  • Dunia
    22 Januari 2018 | 07:40 WIB

    Google Doodle Peringati Sergei EisensteinGoogle Doodle Peringati Sergei Eisenstein

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Hari ini Google Doole memperingari tokoh dunia oleh Sergei Eisenstein, yang juga dikenal sebagai sang Bapak Montase. Menampilkan gambar seorang sosok lelaki dengan gulungan roll film, yang menggambarkan ...

  • Dunia
    12 Desember 2017 | 11:15 WIB

    Penjualan The War EXO Sampai 1,6 Juta Keping

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- "The War", album keempat milik boy group EXO terjual hampir 1,6 juta keping, ungkap agensi EXO, SM Entertainment, Senin (11/12/2017). Hingga akhir November lalu, album versi asli dan ...

  • Dunia
    11 Desember 2017 | 08:27 WIB

    Google Doodle Rayakan Ulang Tahun Peraih Nobel FIsika Max Born

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Hari ini Google Doodle merayakan ulang tahun ke-135 Max Born. Siapa Max Born? Dikutip dari Wikipedia, Maxborn adalah seorang fisikawan Jerman dan matematikawan yang dianugerahi Hadiah Nobel ...

  • Dunia
    31 Oktober 2017 | 06:48 WIB

    Peringati Halloween Google Doodle Bikin Animasi Hantu Imut

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Halloween biasanya identic dengan hantu –hantu menyeramkan, nah hari ini untuk memperingati Halloween Google Doodle justru membuat animasi imut yang berkisah tentang hantu. Dalam animasinya google doodle mengisahkan ...

  • Dunia
    17 Oktober 2017 | 08:11 WIB

    ISIS Klaim Tembakkan Roket Ke Israel

    YERUSALEM, BERITABANDUNG.COM -- Kelompok ISIS pada Senin (16/10) mengklaim bertanggung jawab atas penembakan dua roket dari Semenanjung Sinai ke Israel selatan. Serangan itu mengenai daerah Eshkol di dekat perbatasan pada Minggu ...


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com