BERITABANDUNG


  • 17 Februari 2017 | 10:22 WIB

Skandal Korupsi, Pemimpin Samsung Group Ditahan

Editor: Yatti Chahyati


 Skandal Korupsi, Pemimpin Samsung Group Ditahan
SAMSUNG - Pemimpin Samsung Group Jay Y. Lee ditahan pada Jumat pagi terkait tuduhan perannya dalam skandal korupsi. (antara)

SEOUL, BERITABANDUNG.COM -- Pemimpin Samsung Group Jay Y. Lee ditahan pada Jumat pagi terkait tuduhan perannya dalam skandal korupsi yang mengguncang level kekuasaan tertinggi di Korea Selatan, menjadi pukulan baru bagi pembuat telepon pintar dan chip memori terbesar di dunia itu.

Keputusan mengenai penahanan Lee diumumkan sekitar pukul 05.30, lebih dari sepuluh jam setelah Lee meninggalkan pengadilan menurut warta kantor berita Reuters.

Lee (48), keturunan dari keluarga terkaya di negeri itu, dibawa ke Seoul Detention Centre setelah semalaman menunggu keputusan. Ia ditahan di dalam sel tunggal dengan satu meja dan satu televisi menurut seorang petugas penjara.

Lee merupakan tersangka dalam skandal penyalahgunaan pengaruh yang membuat parlemen memakzulkan Presiden Park Geun-hye pada Desember, keputusan yang jika dipertahankan oleh Mahkamah Konstitusi akan menjadikan dia sebagai pemimpin pertama yang dipilih secara demokratis yang dilengserkan.

Jaksa penuntut punya sampai 10 hari untuk mendakwa Lee, pemimpin generasi ketiga Samsung, meski mereka bisa meminta perpanjangan waktu.

Setelah pendakwaan, pengadilan akan membuat keputusan dalam tiga bulan.

Belum ada keputusan yang dibuat mengenai apakah akan ada upaya untuk menggugat atau mengajukan jaminan atas penahanan Lee menurut seorang juru bicara Samsung Group.

Samsung dan Lee sudah membantah melakukan pelanggaran dalam perkara itu.

"Kami akan melakukan yang terbaik untuk memastikan kebenaran terungkap dalam proses peradilan mendatang," kata Samsung Group dalam pernyataan singkat setelah penahanan Lee.

Pengadilan yang sama telah menolak permintaan untuk menahan Lee yang diajukan bulan lalu, tapi jaksa penuntut pada Selasa menyampaikan tuduhan tambahan terhadap Lee, berusaha menahannya dengan tuduhan penyuapan dan tuduhan lain.

"Kami menyadari alasan dan kebutuhan untuk melakukan penahanan," demikian kata hakim dalam putusannya, mengutip tuduhan dan bukti tambahan.

Namun hakim menolak permintaan jaksa penuntut untuk menangkap Presiden Samsung Electronics Park Sang-jin. (Antara)


Label: #


Berita Terkait

  • Dunia
    12 Desember 2017 | 11:15 WIB

    Penjualan The War EXO Sampai 1,6 Juta Keping

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- "The War", album keempat milik boy group EXO terjual hampir 1,6 juta keping, ungkap agensi EXO, SM Entertainment, Senin (11/12/2017). Hingga akhir November lalu, album versi asli dan ...

  • Dunia
    11 Desember 2017 | 08:27 WIB

    Google Doodle Rayakan Ulang Tahun Peraih Nobel FIsika Max Born

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Hari ini Google Doodle merayakan ulang tahun ke-135 Max Born. Siapa Max Born? Dikutip dari Wikipedia, Maxborn adalah seorang fisikawan Jerman dan matematikawan yang dianugerahi Hadiah Nobel ...

  • Dunia
    31 Oktober 2017 | 06:48 WIB

    Peringati Halloween Google Doodle Bikin Animasi Hantu Imut

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Halloween biasanya identic dengan hantu –hantu menyeramkan, nah hari ini untuk memperingati Halloween Google Doodle justru membuat animasi imut yang berkisah tentang hantu. Dalam animasinya google doodle mengisahkan ...

  • Dunia
    17 Oktober 2017 | 08:11 WIB

    ISIS Klaim Tembakkan Roket Ke Israel

    YERUSALEM, BERITABANDUNG.COM -- Kelompok ISIS pada Senin (16/10) mengklaim bertanggung jawab atas penembakan dua roket dari Semenanjung Sinai ke Israel selatan. Serangan itu mengenai daerah Eshkol di dekat perbatasan pada Minggu ...

  • Dunia
    09 Oktober 2017 | 06:52 WIB

    Hari Ini Google Kenang Seniman Asal Indonesia

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Hari ini Google kembali mengangkat tokoh asal Indonesia sebagai doodle di laman utama mesin pencarinya. Dan tokoh yang dipilihnya yakni seorang seniman asal Jogjakarta, Bagong Kussudiarja. Senimal yang ...


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com