BERITABANDUNG


  • 31 Maret 2017 | 09:25 WIB

Dilarang, Ratusan Warga Jawa Barat Tetap Ikut Aksi 313

Editor: Yatti Chahyati


 Dilarang, Ratusan  Warga Jawa Barat Tetap Ikut Aksi 313
AKSI 313 - ilustrasi

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Meskipun sudah mendapat larangan dari pihak kepolisan Jawa Barat, namun tetap saja ratusan warga dari Jawa Barat mengikuti aksi 313, hari ini.

Aksi tersebut rencananya akanmenduduki kawasan Masjid Itiqlal Jakarta dalam aksi 313 yang direncanakan long march ke Istana Negara.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, jumlah masa tersebut terdiri dari Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi dan Kabupaten Cianjur.

"Untuk kota Cimahi ada yang berangkat sekitar 86 orang, sedangkan dari Kabupaten Bandung, Sumedang, Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Ciamis dan Banjar, tidak ada yang berangkat," kata Yusri saat dihubungi, Jumat pagi 31 Maret 2017.

Sedangkan dari kawasan pantura yaitu Kabupaten Indramayu, Kuningan, Majalengka, tidak ada yang berangkat baik dari perseorangan maupun Organisasi Masa Islam.

"Dari Kota Cirebon ada yang berangkat 30 orang dan tiga mahasiswa dari Universitas Muhamadiyah. Dari Subang ada juga yang berangkat sekitar 10 orang, dari Purwakarta juga ada," ujarnya.

Yusri menambahkan, untuk Kota Bandung, dari laporan yang diterimanya, terdapat 61 orang yang berangkat menggunakan satu unit bus. Secara keseluruhan, 476 orang yang ikut aksi 313 terdiri dari 453 orang berlatar dari Ormas Islam dan Mahasiswa sejumlah 23 orang.

"Mereka berangkat itu ada yang menggunakan dua bus, satu mini bus, kendaraan pribadi dan kereta api," terangnya.

Seperti diketahui, Anggota Forum Umat Islam (FUI), Bernard Abdul Jabbar, mengatakan, aksi 31 Maret atau 313 akan diisi dengan salat jumat berjamaah di Masjid Istiqlal. Setelah itu, nantinya massa akan melakukan long march ke Istana Negara.

Bernard menuturkan, polisi tidak melarang aksi long march dari Masjid Istiqlal ke Istana Negara. Sebab, menurutnya, pihak kepolisian hanya bertugas mengamankan.

"Ini kan hak menyatakan pendapat. Aparat keamanan hanya sekadar mengamankan. Surat kita kan bukan izin, tapi pemberitahuan. Kita sampaikan ke petugas keamanan ya agar mereka mengamankan. Karena ini hak warga negara yang dilindungi undang-undang," ujar Bernard di Jakarta, beberapa waktu lalu. (Ron)

 


Label: #


Berita Terkait

  • Nasional
    17 Januari 2018 | 05:21 WIB

    Jokowi Kunjungan di Jabar Mulai Bakian Tanah Hingga ke GBLA

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), mendampingi kunjungan Presiden Rebuplik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Jawa Barat, Selasa (16/01/2017), kemarin. Kunjungan pertama, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 1.771 ...

  • Nasional
    29 Desember 2017 | 22:29 WIB

    Bencana 2017 Renggut 377 Tewas dan 3,5 Juta Jiwa

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan bencana selalu menyertai setiap waktu di tahun 2017. Data sementara, tercatat 2.341 kejadian bencana selama tahun ...

  • Nasional
    28 Desember 2017 | 19:42 WIB

    Jelang Pilkada Jabar, Ini Pesan Presiden Jokowi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Presiden Joko Widodo berpesan kepada warga Jawa Barat agar tetap menjaga persatuan menjelang, selama, sampai setelah pemilihan kepala daerah 2018. "Bapak, Ibu dan saudara-saudara saya titip, saya titip ...

  • Nasional
    18 Desember 2017 | 12:14 WIB

    Bukan Sepeda, Lima Pemuda di Bandung Dapat Investasi Langsung dari Presiden Jokowi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Presiden Indonesia Joko Widodo terkenal dengan pembagian sepeda pada siapa saja yang berhasil menjawab tantangannya, namun di Bandung Pak Jokowi bukan membagikan sepeda melainkan menanamkan investasinya untuk ...

  • Nasional
    04 Desember 2017 | 21:34 WIB

    Ngopi di Sejiwa Coffee Bandung, Presiden Langsung "ngevlog"

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk membuat video blogging atau ngevlog saat ngopi di Sejiwa Coffee Bandung di sela kunjungan kerjanya di Jawa Barat. Melalui vlog-nya Presiden mempromosikan ...


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com