BERITABANDUNG


  • 13 Juni 2017 | 15:14 WIB

Sempat Kucing-Kucingan, Satpol PP Kota Bandung Tertibkan 50 PKL Bermobil

Editor: Yatti Chahyati


 Sempat Kucing-Kucingan, Satpol PP Kota Bandung Tertibkan 50 PKL Bermobil
SATPOL PP - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di badan jalan. (BERITABANDUNG)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di badan jalan. Tak terkecuali bagi para PKL yang menggunakan kendaraan.

Menurut Kepala Bidang Ketentraman dan Penertiban Umum Satpol PP Kota Bandung Taspen Effendi, pihak telah menertibkan hingga 50 PKL bermobil yang berada di badan Jalan Trunojoyo dan Jalan Diponegoro. Pasalnya kawasan tersebut menjadi area unggulan para PKL bermobil tersebut untuk mendulang pundi-pundi rupiah.

"Kemarin sore dan dilanjutkan setelah buka puasa kita melakukan penertiban di dua titik. Dan hasilnya ada 50 PKL moko (mobil toko) yang kita tertibkan karena mereka berjualan di bahu jalan," ujar Taspen di Markas Komando 2 Satpol PP Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Selasa (13/6/2017).

Taspen mengaku, mayoritas PKL bermobil yang ditertibkan berada di kawasan Jalan Diponegoro. Padahal berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung No 11 Tahun 2005, kawasan tersebut masuk ke dalam zona merah atau dilarang untuk berjualan.

"Memang di sana (Jalan Diponegoro) banyak sekali yang jualan pakai mobil. Bahkan banyak juga masyarakat yang mengeluh karena arus lalu lintas jadi macet. Jadi kita tertibkan," tutur Taspen.

Kucing-kucingan pun sering terjadi antara petugas Satpol PP Kota Bandung dengan para PKL bermobil. Pasalnya saat melakukan operasi penertiban pada Senin sore kemarin, ruas Jalan Diponegoro mendadak bersih dari PKL bermobil.

"Kemarin sore sempat kita cek tidak ada. Tapi indikasi-indikasi banyaknya PKL bermobil ada, makanya kita lakukan penertiban lagi pada malam hari atau udah buka puasa. Hasilnya banyak yang berjualan dan kita tertibkan," beber Taspen.

Taspen menegaskan, pihaknya telah mengamankan beberapa barang dagangan yang menjadi bukti dari psra PKL tersebut. Para PKL pun akan dikenakan tindak pidana miring (Tipiring) dengan denda maksimal Rp1 juta.

"Itu supaya mereka jera, kapok enggak jualan disitu lagi. Dan kita juga akan terus pantau lokasi tersebut dengan kewilayahan setempat," tandasnya.(Ron)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com