BERITABANDUNG


  • 18 Juni 2017 | 22:12 WIB

2.612 Orang Ikuti Mudik Gratis Pemprov Jabar

Editor: Yatti Chahyati


 2.612 Orang Ikuti Mudik Gratis Pemprov Jabar
PEMPROV JABAR - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melepas pemudik gratis dari Gedung Sate, Sabtu lalu. (ist)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) melepas bus para peserta mudik gratis di Halaman Depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Sabtu (17/6/17).

Melalui Dinas Perhubungan, Pemprov Jawa Barat memberangkatkan sebanyak 2.612 orang peserta mudik gratis dengan tujuan Semarang, Yogyakarta, dan Solo.

Ada sebanyak 60 bus dengan tiga lokasi pemberangkatan, yaitu Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Sukabumi. Aher melepas secara langsung mudik gratis di Kota Bandung dengan peserta 918 orang yang diangkut 22 bus. Di Kota Bekasi ada 1.219 orang peserta (28 bus), dan di Kota Sukabumi sebanyak 475 orang peserta (10 bus).

Diharapkan melalui mudik gratis yang digelar untuk kelima kalinya ini bisa mengurangi kemacetan dan kecelakaan, khususnya kendaraan roda dua. Selain itu, Dishub Jabar juga menyediakan fasilitas truk untuk mengangkut kendaraan roda dua atau sepeda motor, sehingga bisa mengurangi penggunaan bahan bakar minyak.

“Ini tentu salah satu upaya membantu masyarakat pulang dengan nyaman, termasuk juga menjadi satu upaya mengurangi mudik pakai motor,” kata Aher usai melepas peseta mudik gratis.

Aher mengaku peminat program mudik ini meningkat setiap tahunnya. Untuk itu, dia ingin tahun depan bisa ditingkatkan menjadi 100 hingga 150 bus. “Mudah-mudahan makin banyak yang terlayani tahun depan,” harap Aher.

“Saat yang sama juga saya menghimbau perusahaan-perusahaan di kawasan-kawasan industri, Bekasi, Karawang, dan kawasan industri lain bisa membantu para karyawannya mudik bareng. Difasilitasi perusahaan, sebagai bagian dari perhatian perusahaan,” tambah Aher.

Dalam sambutannya, Aher juga menekankan kepada para pengemudi agar berhati-hati dan tidak lalai saat di perjalanan. Ini penting karena pengemudi membawa tanggung jawab yaitu keselamatan para pemudik hingga sampai ke tempat tujuan.

“Kepada para pengemudi di jalan hati-hati karena membawa keselamatan puluhan orang di dalam bus. Jangan sampai pengemudinya ugal-ugalan, lalai, atau ngantuk. Kalau jalan lengang jangan ngebut, biasa-biasa saja,” ujar Aher.

Kepala Dinas Perhugungan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan meskipun tujuan utama Solo, Semarang, dan Yogyakarta tidak menutup kemungkinan pemudik bisa turun apabila tempat tujuan dilintasi rute yang dilalui. Hal ini pun diapresiasi para pemudik.

“Tapi tidak menutup kemungkinan yang rutenya terlintasi, tadi saya tanya ada yang menuju ke Cirebon. Yang tujuan Semarang kan berhenti di Cirebon dia (pemudik) ikut juga. Tadinya dia mau menggunakan roda dua tapi karena ada mudik gratis ini dari Pemprov Jabar dan diapresiasi oleh masyarakat,” papar Dedi.

Sementara itu, seorang pemudik Mada (35) asal Kendal, Jawa Tengah, sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Pemprov Jawa Barat atas inisiasi program mudik gratis. Pria yang berprofesi sebagai pengajar di Kota Bandung ini menuturkan ingin memanfaatkan dengan baik program ini sekaligus menghemat biaya Lebaran.

“Alhamdulillah kita sangat bersyukur sekali, dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ada program seperti ini. Berterimakasih sekali, semoga pelaksanaannya lancar. Semoga tahun depan tambah ramai dan tambah banyak yang ikut (mudik gratis),” tutur Mada.

Mada juga berharap program mudik gratis bisa dilakukan oleh lembaga atau pemerintah daerah lain. Menurutnya, mudik gratis bisa efektif mengurangi kemacetan dan kecelakaan apabila partisipasi masyarakat besar.

“Saya kira cukup meyakinkan kalau memang reaksi atau partisipasi dari masyarakat bagus ya. Cuman kayaknya untuk saat ini kurang, karena pemudik yang membawa motor baru tiga truk motor yang dibawa. Kalau tahun depan lebih banyak mungkin bisa mengurangi kemacetan dan lebih berhasil lagi (mengurangi kemacetan dan kecelakaan),” pungkas Mada.(*)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com