BERITABANDUNG


  • 28 Juni 2017 | 15:40 WIB

Pengunjung Dilarang Makan dan Minum di Taman Alun Alun Bandung

Editor: Yatti Chahyati


 Pengunjung Dilarang Makan dan Minum di Taman Alun Alun Bandung
ALUN-ALUN BANDUNG - ilustrasi

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pemerintah Kota Bandung melarang pengunjung untuk membawa makanan dan minuman ke Taman Alun Alun Bandung. Hal itu dilakukan setelah terjadi sampah berserakan pada Selasa (27/6/2017) kemarin di taman tematik tersebut.

Larangan itu disampaikan oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melalui akun pribadinya di Instagram @ridwankamil. Sebuah foto Taman Alun Alun Bandung yang penuh sampah berserakan diunggah Ridwan Kamil serta diberi keterangan mengenai larangan untuk membawa makanan dan minuman.

"PENGUMUMAN : Untuk sementara, pengunjung dilarang berkegiatan makan minum di area lapangan hijau alun-alun Kota Bandung. Jika ingin makan minum disediakan meja warna merah di area Timur. Harap dimaklum.. mohon diserbarluaskan," tulis Ridwan Kamil dalam postingan foto tersebut.

Sementara itu Kepala Bagian Humas Kota Bandung Yayan A. Brillyana menghimbau wisatawan yang berkunjung ke taman tematik tersebut untuk menjaga kebersihan. Pasalnya pasa momen libur Lebara ini, kawasan tersebut menjadi salah satu destinasi wisatawa bagi masyarakat.

"Saya menghimbau agar sampah bekas makanan atau apapapun itu agar dibuang ke tempat sampah yang sudah disiapkan oleh Pemkot Bandung," ujarnya melalui telepon, Rabu (28/6/17).

Yayan mengingatkan apabila ada yang membuang sampah sembarangan, hal tersebut melanggar Peraturan Daerah Kota Bandung nomor 11 tahun 2005 tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kota Bandung nomor 3 tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (K3).

"Tim patroli pengawas kebersihan PDK dan satpol PP tidak segan memberikan denda paksa bagi yg membuang sampah sembarangan," tutur dia.

Untuk para pendatang yang membawa kendaraan roda empat, Yayan menghimbau agar membawa tong sampah di mobilnya sehingga tidak membuang sampah sembarangan atau ke jalan.

Yayan juga menghimbau agar warga masyarakat atau wisatawan tidak membeli barang atau makanan di tempat-tempat yang dilarang, karena hal itu melanggar Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2011 tentang Pembinaan dan Penataan PKL.

"Apabila membeli sesuatu di daerah yang dilarang, pembeli dapat dikenakan sanksi berupa denda satu juta rupiah," tegasnya.

"Saya sangat meminta kepada pengunjung agar sama-sama menjaga kebersihan alun-alun yang kita banggakan ini, dengan tidak mengotorinya, kalau mau makan silahkan di pinggirnya karena sudah kita siapkan tempatnya," pungkasnya. (Ron)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com