BERITABANDUNG


  • 04 Juli 2017 | 16:15 WIB

Jumlah PKL dan Pelanggar Meningkat Selama Bulan Ramadan

Editor: Yatti Chahyati


 Jumlah PKL dan Pelanggar Meningkat Selama Bulan Ramadan
PKL - Satpol PP saat melakukan sidak, Selasa (4/7/2017). (BERITABANDUNG)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Satpol PP Kota Bandung nampak harus bekerja ekstra pada saat bulan Ramadhan 2017 kemarin. Pasalnya jumlah pedagang kaki lima (PKL) yang menyerbu Kota Bandung meningkat secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Kepala Satpol PP Kota Bandung Dadang Iriana, menjamurnya PKL terutama di kawasan Alun Alun Bandung mengakibatkan meningkatnya jumlah pelanggaran. Bahkan Satpol PP setiap hari selama bulan Ramadham setidaknya menindak tiga pelanggaran yang terjadi.

"Dengan semakin banyaknya PKL tentu menigkat juga pelanggarannya. Bahkan setiap hari rata-rata ada tiga pelanggaran selama bulan Ramadhan," ujar Dadang.

Mayoritas pelanggaran tersebut terjadi di zona merah atau area yang dilarang untuk berjualan. Bahkan Satpol PP pun tak segan untuk memberikan sanksi beruda denda kepada PKL mulai dari Rp250 ribu hingga Rp1 juta.

"Tentu kita sanksi secara tegas. Karena kalau tidak begitu nanti tidak akan terus berulang. Tapi alhamdulillah tahun ini kondusif tidak terjadi kericuhan seperti tahun lalu," kata dia.

Bahkan Satpol PP pun kini tak hanya diam untuk menindak para PKL yang bandel. Petugas tersebut akan mengejar jika mendapati PKL yang mencoba untuk menghindari atau lari saat kedapatan berjualan di zona merah.

"Mulai sekarang kita akan mengejar pelanggar dan tidak akan ada lagi pembiaran. Biasanya kalau ada aparat Satpol PP mereka lari ke basement, sekarang kita kejar ke sana sampai dapat kami sita dan kami kenakan biaya paksa," pungkasnya.

Dadang menyeatakan hal itu dilakukan sebagai upaya implementasi atas Perda Kota Bandung No. 11 tahun 2005 tentang K3 (Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan).

Selain itu, Satpol PP pun memberikan penyuluhan terutama kepada para pengunjung Alun Alun Bandung yang kerap makan bersama atau botram. Pasalnya pada libur Lebaran kemarin, taman tematik yang berada di jantung Kota Bandung tersebut menjadi lautan sampah.

"Kita juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak buang sampah sembarang usai makan atau minum. Karena di area sini juga telah disediakan tempat sampah yang bisa juga digunakan oleh PKL," tutupnya. (Ron)


Label: #


Berita Terkait

  • Kota Bandung
    11 Januari 2018 | 13:29 WIB

    Tes Kesehatan Pilgub, Paslon Dua DM Berpuasa

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi secara bersamaan melaksanakan ibadah puasa saat melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Hasan ...

  • Kota Bandung
    11 Januari 2018 | 13:23 WIB

    PDAM Tirtawening Kota Bandung akan Bangun Jaringan Distribusi Utama di Perbatasan

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum Tritawening Kota Bandung akan memulai ‎membangun Jaringan Distribusi Utama (JDU) untuk menambah pelayanan di kawasan perbatasan Kota Bandung dengan Kabupaten Bandung bagian selatan. ...

  • Kota Bandung
    23 Desember 2017 | 07:31 WIB

    Taman di Bandung Dilarang Digunakan Rayakan Tahun Baru

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Jika biasanya warga Bandung menggunakan Taman –taman di Bandung untuk perayaan Tahun Baru, tahun ini Pemkot Bandung akan melakukan pelarangan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman ...

  • Kota Bandung
    20 Desember 2017 | 15:20 WIB

    Ada Bocah Meninggal karena Difteri di RSHS

    BANDUNG, BERITABANDUNG -- Komisioner bidang kesehatan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Sitti Hikmawatty menyatakan prihatin dengan meninggalnya anak laki-laki 15 tahun di Bandung, Jawa Barat, akibat penyakit difteri. Pasien asal Sukabumi yang ...

  • Kota Bandung
    28 November 2017 | 09:02 WIB

    Bandung Raih Pengahragaan Anugerah Swasti Saba Wistara

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Menteri Kesehatan Republik Indonesia menganugerahkan penghargaan Anugerah Swasti Saba Wistara 2017 kepada Pemerintah Kota Bandung. Penghargaan itu atas keberhasilannya menyelenggarakan kota sehat. Penghargaan Anugerah Swasti Saba Wistara tersebut ...


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com