BERITABANDUNG


  • 10 Juli 2017 | 15:15 WIB

MUI Jabar Dukung Pemerintah Bubarkan Ormas Anti-NKRI

Editor: Yatti Chahyati


 MUI Jabar Dukung Pemerintah Bubarkan Ormas Anti-NKRI
MUI - ilustrasi

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- MUI Jabar mendukung upaya Pemerintah Pusat yang akan menertibkan atau membubarkan Ormas-Ormas, baik Ormas Keagamaan maupun Non-Keagamaan yang sudah nyata punya agenda mengganti bentuk dan eksistensi NKRI, kata Ketua MUI Jabar KH Rachmat Syafei.

Yang dikutip BeritaBandung dari Antara,  Senin (10/7/2017), Ketua MUI Jabar mengatakan penertiban dan pembubaran Ormas tersebut tentunya melalui proses serta prosedur hukum yang berlaku, contohnya Ormas HTI yang telah mendeklarasikan Khilafah.

Didampingi Sekum MUI Jabar HM Rafani Akhyar, Rachmat Syafei dalam pernyataan sikapnya MUI Jabar berdasarkan Fatwa MUI Tahun 2006 tentang "Peneguhan bentuk dan eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," menyebutkan kesepakatan bangsa Indonesia untuk membentuk NKRI sebagai ikhtiar untuk memelihara kerukunan Agama dan mengatur kesejahteraan kehidupan bersama, adalah mengikat seluruh elemen bangsa.

"Pendirian NKRI adalah upaya final bangsa Indonesia untuk mendirikan negara di wilayah ini. Wilayah NKRI dihuni oleh penduduk yang sebagian besar beragama Islam, maka Umat Islam wajib memelihara keutuhan NKRI dan menjaga dari segala bentuk penghianatan terhadap kesepakatan dan upaya pemisahan diri (separatisme) oleh siapapun dengan alasan apapun," katanya.

Bahkan kata dia, dalam rangka menghindarkan adanya penghianatan dan atau pemisahan diri (separatisme) Negara wajib melakukan upaya nyata untuk menciptakan rasa adil, aman, dan sejahtera secara merata serta penyadaran terhadap elemen- elemen yang cenderung melakukan tindakan pengkhianatan dan atau separatisme.

Upaya pengkhianatan terhadap kesepakatan bangsa Indonesia dan pemisahan diri (separatisme) dari NKRI dalam pandangan Islam termasuk bughat, sedangkan bughat adalah haram hukumnya dan wajib diperangi oleh Negara, ujar dia.

Oleh karena itu, kata dia, setiap orang, kelompok masyarakat, lembaga/Ormas yang melibatkan diri, baik secara terang - terangan maupun tersembunyi yang mengarah pada pemisahan diri dan atau mengganti NKRI adalah termasuk bughat.(*)


Label: #


Berita Terkait

  • Nasional
    17 Januari 2018 | 05:21 WIB

    Jokowi Kunjungan di Jabar Mulai Bakian Tanah Hingga ke GBLA

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), mendampingi kunjungan Presiden Rebuplik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Jawa Barat, Selasa (16/01/2017), kemarin. Kunjungan pertama, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 1.771 ...

  • Nasional
    29 Desember 2017 | 22:29 WIB

    Bencana 2017 Renggut 377 Tewas dan 3,5 Juta Jiwa

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan bencana selalu menyertai setiap waktu di tahun 2017. Data sementara, tercatat 2.341 kejadian bencana selama tahun ...

  • Nasional
    28 Desember 2017 | 19:42 WIB

    Jelang Pilkada Jabar, Ini Pesan Presiden Jokowi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Presiden Joko Widodo berpesan kepada warga Jawa Barat agar tetap menjaga persatuan menjelang, selama, sampai setelah pemilihan kepala daerah 2018. "Bapak, Ibu dan saudara-saudara saya titip, saya titip ...

  • Nasional
    18 Desember 2017 | 12:14 WIB

    Bukan Sepeda, Lima Pemuda di Bandung Dapat Investasi Langsung dari Presiden Jokowi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Presiden Indonesia Joko Widodo terkenal dengan pembagian sepeda pada siapa saja yang berhasil menjawab tantangannya, namun di Bandung Pak Jokowi bukan membagikan sepeda melainkan menanamkan investasinya untuk ...

  • Nasional
    04 Desember 2017 | 21:34 WIB

    Ngopi di Sejiwa Coffee Bandung, Presiden Langsung "ngevlog"

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk membuat video blogging atau ngevlog saat ngopi di Sejiwa Coffee Bandung di sela kunjungan kerjanya di Jawa Barat. Melalui vlog-nya Presiden mempromosikan ...


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com