BERITABANDUNG


  • 12 Juli 2017 | 09:54 WIB

Satpol PP Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan RS Borromeus Bandung

Editor: Yatti Chahyati


 Satpol PP Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan RS Borromeus Bandung
SATPOL PP - Penertiban bangunan liar di kawasan RS Santo Borromeus, pagi tadi. (BeritaBandung)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Puluhan lapak kios di Jalan Hasanudin, kota Bandung tepatnya di depan Rumah Sakit Borromeus terpaksa harus dibongkar pada Rabu (12/7/2017). Pasalnya puluhan kios tersebut berdiri di atas trotoar yang diperuntukkan bagi pengguna jalan kaki.
 
Sekitar pukul 08.00 WIB, para pemilik kios membongkar lapak masing-masing yang selama ini menjadi mata0 pencaharian yang mayoritas menjual berbagai aneka masakan siap saji.
 
Sejumlah petugas dari Satpol PP Kota Bandung yang didampingi oleh TNI, Polri dan Dishub Kota Bandung nampak masih memantau para pemilik kios yang sibuk membongkar lapaknya. Suasana di kawasan tersebut masih kondusif, namun ruas Jalan Hasanudin terpaksa harus ditutup.
 
Menurut Kabid Penegakkan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Bandung Idris Kuswandi, terdapat 37 bangunan liar berdiri di Jalan Hasanudin. Bahkan puluhan bangunan tersebut telah berdiri sejak tahun 1987 silam.
 
"Karena ini masuk zona merah (dilarang berjualan). Karena bangunan liar ini berada di depan rumah sakit dan runah dinas Kejari," kata Idris di lokasi.
 
Idris mengatakan, penertiban tersebut dilakukan guna menegakan peraturan Perda Kota Bandung No 05 Tahun 2010 tentang bangunan liar. Namun baru kali Satpol PP Kota Bandung menertibkan bangunan liar tersebut meski telah berdiri sejak puluhan tahun.
 
"Ini sebagai upaya kita menegakkan aturan. Karena sebagian besar bangunan disini semi permanen," tandasnya.
 
Selain di Jalan Hasanudin, Satpol PP pun membongkar 17 bangunan liar yang ada di Jalan Surya Kencana tepatnya di belakang RS Borromeus. Bangunan tersebut pun mayoritas digunakan untuk berjualan berbagai jenis makanan.
 
Hingga kini petugas pun masih melakukan penertiban puluhan bangunan liar di kawasan tersebut. Penertiban tersebut pun menarik perhatian masyarakat yang hendak melintas.(ron)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com