BERITABANDUNG


  • 14 Juli 2017 | 18:47 WIB

Air Pelanggan Berwarna Merah, PDAM Belum Temukan Kebocoran Pipa

Editor: Yatti Chahyati


 Air Pelanggan Berwarna Merah, PDAM Belum Temukan Kebocoran Pipa
PDAM TIRTAWENING - Salah seorang peugas PDAM Tirtawening Bandung mengambil sample air berwana merah di salah satu rumah pelanggan, pagi tadi. (BERITABANDUNG)

BANDUNG, BERITABANDUNG -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bandung belum mengetahui penyebab atas temuan air berwarna merah di tiga rumah kawasan Gang Hidayah, Jalan Panjunan, Kelurahan Panjunan, Astana Anyar, Kota Bandung. Pasalnya berdasarkan hasil pemeriksaan hingga kini, petugas PDAM belum menemukan adanya indikasi kebocoran pada pipa di area tersebut.

Menurut Direktur Utama PDAM Kota Bandung Sonny Salimi, pihaknya secara tegas tidak pernah memproduksi air berwarna merah. Bahkan berdasarkan pemeriksaan hingga Jumat (14/7/2017) petang, petugas PDAM belum menemukan kebocoran pipa.

"Laporan sementara, terjadinya air masuk kesitu harus dipastikan ada pipa yang bocor. Sekarang kami belum mendapat mendapat laporan belum ditemukan (adanya pipa bocor). Kami melakukan investivigasi, karena PDAM tidak pernah memproduksi air merah, artinya ada masalah di sistem distribusi, ada masalah pipa bocor, ada yang masuk atau ada yang dimasukkan atau sabotase," urai Sonny saat ditemui dikantornya Jalan Badaksinga, Kota Bandung, Jumat (14/7/2017) petang.

Sonny mengatakan, PDAM sengaja menggandeng pihak berwajib dalam hal ini Polda Jawa Barat untuk memastikan hasil dari pemeriksaan tersebut berimbang. Bahkan ia menargetkan hasil pemriksaan dan uji laboratorium air yang berubah menjadi warna merah ditargetkan pada Minggu (16/7/2017) sudah selesai.

"Kami belum menemukan sumber penyebab air warna merah itu. Kami juga masih mendalami terkait laporan ini bahwa yang melaporkan ini kok tidak sejalur atau kiri dan kanannya (warna air normal)."

Padahal jika aliran pipa itu satu pipa yang masuk ke dalam wilayah digunakan bersama-sama, kemungkinan besar akan sama warna merah," bebernya.

Sementara itu Sonny mengaku, pihaknya enggan mengambil keputusan hingga keluarnya hasil uji laboratorium terhadap air merah tersebut. Saat ini pun terjadinya air berwarna merah di kawasan tersebut menjadi misteri.

"Hari minggu selesai. Tapi kan lab itu semestinya contoh uji itu diambil pada saat terjadi aliran, karena tidak bisa begitu saja," tandasnya.(Ron)


Label: #


Berita Terkait

  • Kota Bandung
    11 Januari 2018 | 13:29 WIB

    Tes Kesehatan Pilgub, Paslon Dua DM Berpuasa

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi secara bersamaan melaksanakan ibadah puasa saat melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Hasan ...

  • Kota Bandung
    11 Januari 2018 | 13:23 WIB

    PDAM Tirtawening Kota Bandung akan Bangun Jaringan Distribusi Utama di Perbatasan

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum Tritawening Kota Bandung akan memulai ‎membangun Jaringan Distribusi Utama (JDU) untuk menambah pelayanan di kawasan perbatasan Kota Bandung dengan Kabupaten Bandung bagian selatan. ...

  • Kota Bandung
    23 Desember 2017 | 07:31 WIB

    Taman di Bandung Dilarang Digunakan Rayakan Tahun Baru

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Jika biasanya warga Bandung menggunakan Taman –taman di Bandung untuk perayaan Tahun Baru, tahun ini Pemkot Bandung akan melakukan pelarangan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman ...

  • Kota Bandung
    20 Desember 2017 | 15:20 WIB

    Ada Bocah Meninggal karena Difteri di RSHS

    BANDUNG, BERITABANDUNG -- Komisioner bidang kesehatan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Sitti Hikmawatty menyatakan prihatin dengan meninggalnya anak laki-laki 15 tahun di Bandung, Jawa Barat, akibat penyakit difteri. Pasien asal Sukabumi yang ...

  • Kota Bandung
    28 November 2017 | 09:02 WIB

    Bandung Raih Pengahragaan Anugerah Swasti Saba Wistara

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Menteri Kesehatan Republik Indonesia menganugerahkan penghargaan Anugerah Swasti Saba Wistara 2017 kepada Pemerintah Kota Bandung. Penghargaan itu atas keberhasilannya menyelenggarakan kota sehat. Penghargaan Anugerah Swasti Saba Wistara tersebut ...


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com