BERITABANDUNG


  • 17 Juli 2017 | 20:39 WIB

Ini Dia Rapot Pengelolaan Lingkungan Hidup di Jabar

Editor: Yatti Chahyati


 Ini Dia Rapot Pengelolaan Lingkungan Hidup di Jabar
PEMPROV JABAR - Aher dalam Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-Dunia Tingkat Provinsi Jawa Barat di Halaman Parkir Barat Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Senin (17/7/17).(ist)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar acara Hari Lingkungan Hidup (HLH) se-Dunia Tingkat Provinsi Jawa Barat di Halaman Parkir Barat Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Senin (17/7/17).

Berbagai upaya terus dilakukan Pemprov Jawa Barat untuk melestarikan serta menyelesaikan persoalan lingkungan hidup, sehingga meningkatkan mutu lingkungan Bumi Parahyangan.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengungkapkan berbagai upaya tersebut telah membuahkan hasil. Seperti total area kawasan hutan lindung di Jawa Barat terus meningkat. Kawasan lindung di wilayah Jawa Barat telah mencapai 37% atau meningkat 10%. Aher berkomitmen untuk terus meningkatkan kawasan lindung ini hingga mencapai angka 45% dari total seluruh wilayah Jawa Barat.

“Kawasan lindung yang dulunya hanya 27 persen, sekarang sudah naik menjadi 37,2 persen tahun 2015. 2016 mudah-mudahan sudah diangka 39 persen dan 2017 sudah diangka 40 persen,” kata Aher dalam sambutannya.

“Tentu mencanangkan 45 persen berangkat dari 27 bukan perkara kecil untuk wilayah seluas Jawa Barat dengan masyarakat yang paling banyak, mungkin kalau masyarakatnya kecil relatif mudah,” lanjutnya.

Faktor jumlah masyarakat memang sangat menentukan ketersediaan kawasan lindung dalam sebuah wilayah. Aher mengatakan masyarakat menentukan kebiasaan atau budaya dalam sebuah kawasan. Kecintaan dan tingkat kesadaran masyarakat ini akan sangat menentukan kelestarian alamnya.

“Faktor utama yang harus dirubah adalah budaya masyarakat itu sendiri. Bagaimana budaya masyarakat mampu menghadirkan, mampu dirubah olah kita supaya masyarakat mulai menghormati lingkungan dengan sebaik-baiknya,” papar Aher.

Selain itu, penurunan gas emisi rumah kaca (GRK) Jawa Barat ada pada persentase cukup besar. Pada 2016 GRK Jabar ada di angka 11,45 persen. Hal ini diharapkan akan terus meningkat hingga 26% pada 2030 mendatang.

“Status mutu sungai utama dan waduk besar dengan tingkat cemar sedang naik dari sebelumnya menjadi 56,12 persen. Penyumbang persentase buruknya kebanyakan Sungai Citarum,” tambah Aher.

Untuk itu, Aher mengaku pihaknya terus menggenjot agar rapot lingkungan hidup Jawa Barat terus membaik kualitasnya. Terutama dari sisi pengelolaan manajemen Sungai Citarum. Program Citarum Bestari menjadi fokus atau unggulan pengelolaan lingkungan hidup Pemprov Jawa Barat. Program Citarum Bersih, Sehat, Indah, dan Lestari (Bestari) ini digulirkan sejak 2014 dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan bahkan masyarakat atau disebut ecovillage(kader masyarakat berbudaya lingkungan).

Manajemen pengelolaan lingkungan hidup di Jawa Barat tidak lepas dari tiga hal, yaitu program struktural, nonstruktural, respon kultural. Program struktural dilakukan melalui normalisasi sungai, yaitu dengan melebarkan aliran sungai dan pengerukan dasar sungai.

Sementara program nonstruktural melalui penghijauan kawasan hulu sungai. Konservasi kawasan hutan diyakini akan memperkecil kemungkinan banjir. Konservasi ini dilakukan tidak hanya dengan tanaman tegak saja, namun juga tanaman-tanaman produktif seperti kopi yang bisa juga berdampak pada ekonomi masyarakat.

Sementara program kultural, diharapkan bisa membangun kebiasaan baru masyarakat untuk tidak mengotori lingkungan. Dalam konteks Citarum Bestari di lakukan gerakan Lima Tidak: (1) Tidak Menebang Pohon di hulu, ke hilirnya (2) Tidak Membuang Limbah Ternak, (3) Tidak Membuang Limbah Rumah Tangga, (4) Tidak Membuang Limbah Industri, dan (5) Tidak Membuang Sampah ke Sungai.

“Terkait konservasi, Alhamdulillah. Gerakan Rehabilitasi Lahan Kritis atau GRLK Jawa Barat sudah cukup berhasil dengan baik. Mudah-mudahan terus kita lakukan dan kita lakukan, sehingga semakin lama hutan-hutan kita semakin lestari dan semakin hijau sebagaimana sediakala,” tutur Aher.

Hari Lingkungan Hidup kali ini mengambil tema Connecting People to Nature, artinya menyatu dengan alam. Tema ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungannya. HLH se-dunia diperingati setiap tanggal 5 Juni.

“Tema ini mengajak kita untuk hadir bersama alam, menghargai pentingnya keselarasan antara manusia dengan alam demi kelangsungan hidup penghuni bumi dan keindahan alam, memperlakukan alam secara proporsional, tidak primitif, hanya mau mengeruk keuntungan daripadanya saja, tetapi harus dalam perspektif perlindungan,” ungkap Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Joe Komaladewi, Direktur Kemitraan Lingkungan dari Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dalam acara HLH 2017 Tingkat Provinsi Jawa Barat. (*)

 

 


Label: #


Berita Terkait

  • Jawa Barat
    07 Juli 2018 | 19:02 WIB

    Awas! Cemari Citarum Bisa Dikenai Pasal Korupsi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat telah berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI terkait penanganan pencemaran Sungai Citarum. Bagi mereka para pelaku pencemaran bisa terkena pasal tindak ...

  • Jawa Barat
    26 Juni 2018 | 20:37 WIB

    Pj Gubernur Jabar Jamin TPS se-Jabar Siap Gelar Pilkada

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Penjabat Gubernur Jawa Barat H. Mochamad Iriawan didampingi Sekda dan KPU Jabar melakukan video conference dengan seluruh desk Pilkada Kabupaten dan Kota se-Jabar yang terdiri dari KPU, ...

  • Jawa Barat
    26 Juni 2018 | 20:27 WIB

    Tak Layak, 33.125 Surat Suara Dihancurkan

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 33.125 lembar surat suara untuk Pilgub Jabar yang rusak, dicacah di percetakan Gramedia Cikarang Selatan, Bekasi, Selasa (26/6). Pencacahan dikerjakan lima petugas percetakan dengan menggunakan sebuah mesin. ...

  • Jawa Barat
    23 Juni 2018 | 18:13 WIB

    Empat Paslon Gubernur Jabar Kompak Ajak Warga Tak Golput

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Empat pasangan calon gubernur Jawa Barat (Paslon Gubjabar) mengajak warga Jawa Barat untuk tidak golput. Pernyataan sikap keepat paslon itu diutarakan dalam debat terakhir Barat di Sudirman ...

  • Jawa Barat
    21 Juni 2018 | 21:53 WIB

    Pemprov Jabar Tinggal Tunggu Pusat Tol Bandung-Tasik

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memulai proyek tol Bandung-Tasikmalaya. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan pekan lalu pihaknya sudah ...


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com