BERITABANDUNG


  • 01 Agustus 2017 | 09:59 WIB

Hari Ini, Bandung Planning Gallery Diresmikan

Editor: Yatti Chahyati


 Hari Ini, Bandung Planning Gallery Diresmikan
PEMKOT BANDUNG - Petugas membetulkan beberapa bagian Bandung Planning Gallery (BPG) yang akan dibuka untuk umum. (BERITABANDUNG)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pemerintah Kota Bandung kembali menghadirkan destinasi wisata bagi masyarakat. Berlokasi di Jalan Aceh, Bandung Planning Gallery (BPG) hadir sebagai wisata edukasi baru yang menyuguhkan berbagai konsep pembangunan Ibu Kota Provinsi Jawa Barat tersebut.

"Kita memang memanfaatkan lahan bekas Gedung DPRD Kota Bandung lama. Kan ada dua lantai, lantai bawahnya untuk Bandung Planning Gallery, lantai duanya untuk kantor Bappelitbang Kota Bandung," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pembangunan (Bappelitbang) Kota Bandung, Hery Antasari.

Hery mengatakan, BPG tersebut merupakan tempat di mana Pemkot Bandung menyajikan rencana pembangunan Kota Bandung ke depan, dan yang juga tengah dibangun sekarang.

"Yang melatarbelakangi pembangunan Bandung planning gallery ini, adalah keinginan Pemkot Bandung menyampaikan kepada masyarakat, sehingga pemahaman terhadap rencana pembangunan tidak hanya dimiliki segelintir orang, tapi semua orang," urai Hery.

Meskipun memiliki nama Bandung planning gallery, namun aroma Bandung tempo dulu pun hadir di tempat tersebut. Alasannya, lanjut Hery, untuk tetap memunculkan nilai sejarah Kota Bandung.

"Jadi ada baiknya, kita paham, kenapa Bandung seperti ini, karena dulunya seperti itu," tutur dia.

Dengan BPG ini, masyarakat juga jadi paham, kemudahan dan kesulitan dalam membangun Kota Bandung ini seperti apa. Karenanya, masyarakat juga bisa menyampaikan kritik, saran, dan masukan untuk pembangunan Kota Bandung.

"Kritik, saran dan masukan bisa disampaikan secara online, yang disediakan melalui layar lebar di sana. Atau secara tertulis melalui kubah aspirasi," bebernya.

Untuk masukan yang dirasa memungkinkan untuk ditindaklanjuti, tentu saja akan ditampung dan dijadikan pertimbangan dalam pembangunan ke depan.

Konsep galeri ini dibuat lanjut Hery, untuk memudahkan semua kalangan mengakses dan memahami apa yang ingin disampaikan Pemkot Bandung.

"Karena kita pahami, bahwa yang menjadi pengunjung nantinya dari berbagai kalangan," tambahnya.

Mengingat, Bandung planning gallery ini dibuka untuk umum secara gratis, dari hari Senin-Sabtu, pukul 09.00-16.00.

Bukan hanya program pemerintah, di sana ada area kontemporer. Di sini, ada investor yang akan membangun di Kota Bansung, terutama yang berdampak kota, akan ditampilkan.

"Namun SOP nya sedang kita pikirkan. Apakah memungkinkan, pencantuman rencana di planing galeri ini menjadi syarat pembuatan IMB, sehingga masyarakat bisa memberi masukan sebelum rencana direalisasi. Diharapkan tidak ada masalah ketika perizinan telah keluar. Tapi itu juga masih dipertimbangkan."

Bandung Planning gallery ini dibangun di lahan seluas kurang lebih 1.600 meter persegi, dan merupakan yang terbesar serta tercanggih untuk konsep yang sama di Indonesia, dengan teknologi paling canggih.

 

"Di sana ada maket di mana bisa melihat posisi Kota Bandung yang berada dalam cekungan. Di atas maket, akan ada video maping, yang disorotkan di atas maket, sehingga bisa dilihat secara real time, selama ini, yang paham kan hanya beberapa orang saja, sementara masyarakat awal tidak paham," katanya.

Di sana juga disiapkan video reality, empat dimensi, di mana kita bisa meihat masa depan seolah-olah kita berada di sana.  "Nanti kita seolah-olah bisa naik turun LRT," cetus dia.

Untuk mengunjungi BPG, lebih asik jika berbekal HP berbasis anroid. Karena dengan bantuan aplikasi yang bisa di download di play store, pengunjung bisa mendengar kan audio yang divisualkan di layar yang ada di planing galeri.Namun, untuk yang tidak membawa, dipinjamkan HP anroid dari pengelola. ‎

"Jadi dengan bantuan HP android, bisa mendengarkan suara dengan lebih jelas. Sementara gambarnya ada di tv yang kami pasang," tambahnya.

Untuk melengkapi teknologi di Bandung planning gallery ini, Hery mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan anggaran sebesar Rp9 milyar. Termasuk untuk menyewa tenaga outshorcing sebagai bantuan tenaga pengamanan dan untuk pendamping pengunjung. (Ron)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com