BERITABANDUNG


  • 03 Agustus 2017 | 20:36 WIB

Akibat Kematian Ricko, 90 Perwakilan Suporter Sepakat Damai

Editor: Yatti Chahyati


 Akibat Kematian Ricko, 90 Perwakilan Suporter Sepakat Damai
PERSIB - Ricko, sporter Persib yang tewas ditangan bobotoh. (Persib.co.id)

JAKARTA, BERITABANDUNG.COM -- Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meminta para suporter klub sepak bola di Indonesia untuk menghentikan yel-yel yang bersifat rasialis agar tidak memicu konflik antarsuporter nasional dan meminta damai.

"Kami meminta PSSI dan klub-klub sepak bola untuk melanjutkan pertemuan antarsuporter agar persoalan terkait suporter dapat segera diselesaikan dan yel-yel yang cenderung rasialis harus dihentikan," kata Menpora selepas menggelar Jumpa Suporter Sepak Bola Indonesia di Wisma Kemenpora Jakarta, Kamis.

Menpora berharap para suporter yang telah menyepakati kesepakatan damai di Jakarta akan menyampaikan kepada para suporter lain di daerah masing-masing.

"Pertemuan ini adalah inisiasi pertama dari pemerintah. Kami minta federasi sepak bola Tanah Air untuk menegakkan disiplin sepenuhnya dan lebih tegas untuk memberikan sanksi kepada siapapun yang melanggar disiplin," kata Menpora.

Meskipun berharap persoalan terkait suporter klub sepak bola nasional dapat diselesaikan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Menpora bersedia kembali menjembatani pertemuan antarsuporter di Indonesia.

"Mestinya, persoalan ini selesai di federasi karena Kemenpora tidak hanya memfasilitasi sepak bola karena ada cabang olahraga lain," kata Menpora.

Lebih dari 90 suporter klub sepak bola nasional menghadiri Jumpa Suporter Sepak Bola Indonesia untuk mendeklarasikan kesepakatan damai menyusul kerusuhan pada laga Liga 1 yang menewaskan suporter Persib Bandung Ricko Andryan Maulana.

Acara Jumpa Suporter Sepak Bola Indonesia itu juga dihadiri Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono, dan Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria.

Pertemuan itu merumuskan kalimat kesepakatan damai antarsuporter yaitu "Kami sebagai bagian dari suporter klub sepak bola Indonesia sepakat untuk tetap menunjukkan loyalitas pada klub masing-masing dan menghormati pertandingan dengan tidak menunjukkan sikap permusuhan pada kelompok suporter yang lain dan masyarakat pada umumnya."

Sejumlah suporter klub sepak bola nasional yang menghadiri Jumpa Suporter Sepak Bola Indonesia itu antara lain suporter Sriwijaya FC, Persiba Balikpapan, PS TNI, Mitra Kukar Kalimantan Timur, Persis Solo, PSIS Semarang, Semen Padang, Arema Malang, serta PSM Makassar.

Kegiatan Jumpa Suporter Sepak Bola Indonesia itu dilanjutkan dengan pertandingan futsal antarpendukung klub sepak bola Indonesia. (Antara)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com