BERITABANDUNG


  • 09 Agustus 2017 | 16:08 WIB

Kadisdik Sebut Belum Ada Oknum Pemalsuan Sertifkasi Guru di Bandung

Editor: Yatti Chahyati


 Kadisdik Sebut Belum Ada Oknum Pemalsuan Sertifkasi Guru di Bandung
SERTIFIKASI PALSU - Kadisdik Kota Bandung, Elih Sudiapermana. (BERITABANDUNG)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Kadisdik Kota Bandung Elih Sudiapermana menegaskan jika pihaknya belum memperoleh kepastian tentang adanya okum guru dan jajaran disdik yang terlibat dalam kasus ratusan sertifikasi palsu yang baru saja diungkap Polrestabes Bandung.

“Sampai hari ini kami belum dapat data tentang guru dan oknum di dinas Kota Bandung yang menggunakan sertifikat palsu. Namun kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian khususnya Polres Bandung untuk mendata apakah ada uru di Kota Bandung yang terlibat dalam kasus itu,” tegasnya yang di temui di ruang kerjanya, Rabu (9/8/2017).

Elih mengatakan jika di Disdik Kota Bandung melakukan hubungan kerja dengan perbankan dan keuangan Disdik.”Hal itu untuk menjamin pemeriksaan perbankan dan juga Disdik apakah guru yang akan meminjam dana di perbankan dananya mencukupi atau tidak termasuk untuk melakukan pengecekan apakah sertifikasinya asli atau palsu,” tegasnya.

Ia berharap di lingkungan Disdik Kota Bandung tidak ada yang terlibat dalam kasus pemalsuan 300 sertifikasi guru yang baru saja diungkapkan Polres Bandung.

“Semoga tidak ada guru di lingkungan Disdik Kota Bandung yang terlibat, namun jika ada maka itu akan kami serahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian karena itu sudah ranah hukum,” tegasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Yusri Yunus mengatakan, ratusan guru di Jawa Barat telah menjadi pelanggan pemalsuan surat sertifikasi di gang Siaga 1, Tubagus Angke, Tambora, Jakarta Barat.

"300 guru kita ungkap yang dia punya sertifikasi. Tapi dari fotocopy itu digandakan untuk 'disekolahkan' ke bank lain," ungkapnya, Selasa (8/8/2017).

Ia mengatakan, para guru tersebut memesan sertifikat palsu kepada seorang agen berinisial YY. Saat ini polisi telah mengamankan agen tersebut.

Yusri mengatakan, terungkapnya praktik pembuatan dokumen palsu ini berawal ketika Ditreskrimum Polda Jabar mengungkap satu kasus penipuan dan penggelapan dengan korban pihak Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang mengalami kebocoran anggaran mencapai Rp 34 miliar.

"Nah dalam penipuan ini YY akan membantu memalsukan sertifikasi guru untuk digadaikan sebesar Rp 80 juta," sebutnya.

Dalam menjalankan aksinya YY bekerja dengan sejumlah oknum bank untuk melancarkan proses penggadaian.

Nantinya, lanjut Yusri, YY akan mendapat bagian sebesar Rp 12 juta sedangkan pemilik sertifikasi mendapat bagian 30 persen atau sekitar Rp 20 juta, sisanya untuk oknum lain termasuk oknum bank.

Ia mengatakan, dokumen-dokumen yang dipalsukan di lokasi ini sangat menyerupai dokumen asli. Dokumen dilengkapi dengan tanda hologram dan huruf model emboss (timbul) dengan sangat rapi yang dibuat untuk meyakinkan mengenai keaslian dokumen.

"Selain YY kami juga telah mengamankan TM sebagai pencetak dokumen palsu, kami juga masih mengejar T sebagai pemilik rumah. Kami akan selidiki kemana saja dokumen-dokumen palsu ini beredar," tutupnya. (tie)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com