BERITABANDUNG


  • 09 Agustus 2017 | 20:02 WIB

Pengunjung Teras Cikapundung Keluhkan Tarif Parkir

Editor: Yatti Chahyati


 Pengunjung Teras Cikapundung Keluhkan Tarif Parkir
PARKIR - tarif parkir di Teras Cikapundung yang dikeuhkan pengunjung. (BeritaBandung)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Teras Cikapundung telah menjadi salah satu tujuan bagi wisatawan untuk menikmati keindahan Kota Bandung. Namum pengunjung taman edukasi tersebut mengeluh karena mahalnya tarif parkir.

Area wisata yang memanfaatkan aliran Sungai Cikapundung itu kerap ramai terutama pada akhir pekan. Namun keramaian tersebut dimanfaatkan oleh warga sekitar dengan mematok tarif parkir baik untuk roda dua maupun empat.

Hal itu pun terjadi tak hanya pada akhir pekan, harga parkir kendaraan roda dua atau motor dipatok Rp 3 ribu. Sedangkan untuk roda empat atau lebih ditarif mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 30 ribu.

"Parkirnya kang, tiga ribu (rupiah)," cetus salah seorang juru parkir sambil menyodorkan tiket seharga Rp 3 ribu.

Bahkan juru parkir yang tak memakai seragam itu pun meminta pengunjung untuk bayar jasa parkir terlebih dahulu sebelum memarkirkan kendaraan.

Sementara itu, dalam karcis parkir berwarna merah yang diberikan oleh juru parkir itu, tertulis nominal Rp 3.000 serta keterangan "Segala Kehilangan/Kerusakan Tanggung Jawab Pemilik".

Hal itu pun dikeluhkan oleh pengunjung, tak terkecuali Ridwan, warga asal Cibeureum ini heran harus membayar parkir dengan nominal tersebut.

"Biasanya kan parkir 1.500 (rupiah), tapi di sini dua kali lipat ya. Terus diambil duluan uangnya, parkir juga belum," cetus Ridwan di Teras Cikapundung, Jalan Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Rabu (9/8/2017).

Hal senada pun diungkapkan Dewi, salah seorang mahasiswi perguruan tinggi di Bandung ini mengaku aneh dengan tarif parkir tersebut. Terlebih pengelola parkir pun dinilai tak jelas karena tak menggunakan identitas serta seragam lakayknya juru parkir.

"Mahal amat ya parkir di sini. Katanya ruang publik gratis, tapi tetap aja parkirnya mahal. Terus itu petugasnya dari mana ya, nggak pakai seragam," pungkas Dewi di tempat yang sama.

Sementara itu, berdasarkan peraturan Dinas Perhubungan Kota Bandung, tarif parkir terbagi menjadi tiga zona yakni;

1. Zona Pusat

Zona Pusat adalah zona yang terletak di pusa-pusat kota seperti Jalan Braga dan Jalan Merdeka. Tarif parkir yang ditetapkan yaitu Rp 3.000 untuk jam pertama dan selanjutnya Rp 2.000 per jam bagi kendaraan roda empat. Untuk kendaraan roda dua, dipungut bayaran Rp 2.000 untuk jam pertama dan selanjutnya Rp 1.000 per jam.

2. Zona Penyangga

Zona penyangga adalah zona dis ekitar pusat keramaian di Kota Bandung, Contoh ruas jalan yang ditentukan sebagai zona penyangga adalah Jalan Laswi, Jalan Pelajar Pejuang, maupun Jalan BKR. Di zona ini, kendaraan roda empat harus membayar Rp 2.600 untuk jam pertama dan selanjutnya Rp2.000per jam. Untuk kendaraan roda dua Rp 1.500 untuk jam pertama dan selanjutnya ditarik bayaran Rp 1.000 per jam.

3. Zona Pinggiran

Di zona ini, tarif parkir dipatok Rp 2.000 per jam untuk kendaraan roda empat sedangkan untuk kendaraan roda dua yaitu Rp 1.000 per jam. (Ron)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com