BERITABANDUNG


  • 27 Agustus 2017 | 19:49 WIB

Ini Bahaya Kurang Gerak kata Gubernur Jawa Barat

Editor: Yatti Chahyati


 Ini Bahaya Kurang Gerak kata Gubernur Jawa Barat
OLAHRAGA - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan bersepeda bersama dengan Komunitas Bike to Work (B2W) Indonesia, dalam rangka peringatan hari jadi B2W ke-12, Minggu (27/08) pagi. (ist)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Ada yang lebih berbahaya untuk kesehatan daripada kandungan kolesterol dalam darah akibat konsumsi makanan cepat saji dan minuman berkarbonasi, yaitu terlalu banyak aktivitas statis seperti duduk teralu lama, sehingga tubuh kurang bergerak. Hal tersebut dapat membatasi proses metabolisme tubuh dan meningkatkan resiko munculnya penyakit-penyakit yang berbahaya.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengungkapkan hal tersebut pada acara bersepeda bersama dengan Komunitas Bike to Work (B2W) Indonesia, dalam rangka peringatan hari jadi B2W ke-12, Minggu (27/08) pagi.

"Salah satu upaya agar tetap sehat adalah banyak gerak. Bersepeda misalnya," kata Aher dalam sambutannya.

Start di Gedung Negara Pakuan, iring-iringan bergerak melintasi jalan Kebon Kawung - Pasir Kaliki - Pajajaran - Cihampelas bawah - Wastukencana - Riau - Banda dan berakhir di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung. Aher memandang, menumbuhkan kembali semangat berolahraga pada masyarakat sangatlah penting. Ia pun berharap kegiatan-kegiatan seperti bersepeda bersama dapat menarik minat masyarakat agar kembali ingin menyehatkan tubuh melalui olahraga.

"Memasyarakatkan olahraga amat sangat penting.  Mudah-mudahan (kegiatan) ini bisa mendongkrak lagi minat bersepeda dalam kehidupan sehari-hari. Kita bangkitkan semangat olahraga dengan bersepeda!" ujar Aher.

Melengkapi pernyataan Aher, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan pun mengungkapkan bahwa untuk menerapkan hidup sehat diperlukan adanya prinsip Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) yang tidak hanya memerlukan kebiadaan berolahraga, tetapi juga asupan gizi pada tubuh. Sedangkan dalam konteks fisik, Netty menekankan pentingnya kegiatan olahraga terutama di era globalisasi seperti saat ini.

"Ukuran sehat jasmani dan rohani harus dipenuhi berbagai unsur, terutama asupan gizi yang memenuhi kebutuhan kita melakukan aktivitas sehari-hari," kata Netty ditemui usah acara bersepeda.

"Mau tidak mau, era globalisasi dan modern ini membuat orang-orang kurang bergerak. Oleh karena itulah, aktivitas fisik dan olahraga menjadi sebuah keniscayaan agar kita terhindar dari berbagai penyakit degeneratif yang mengancam kehidupan manusia di era global," tutupnya.(*)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com