BERITABANDUNG


  • 28 Agustus 2017 | 15:07 WIB

Polrestabes Bandung Buka Posko untuk Korban First Travel

Editor: Yatti Chahyati


 Polrestabes Bandung Buka Posko untuk Korban First Travel
FIRST TRAVEL - ilustrasi

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Polrestabes Bandung membuka pusat informasi atau crisis center bagi masyarakat yang menjadi korban biro perjalanan haji dan umrah First Travel. Posko tersebut berada di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jawa Barat.

Menurut Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana, pihaknya saat ini telah mendapatkan laporan dari warga Kota Bandung yang menjadi korban First Travel. Sebanyak 40 orang telah melaporkan dan meminta korban lainnya untuk mengumpulkan masyarakat yang tertipu agen tersebut.

"Yah dari hasil dialog tadi ada 40 orang yang mewakili sekitar 632 orang diduga korban dari First Travel berada di Bandung. Makannya kita akan membuat posko crisis center untuk memudahkan komunikasi dengan korban," ujar Yoris.

Yoris mengatakan, hingga kini sudah ada sekitar 132 orang yang sudah terakomodir melalui salah seorang korban yang memimpin laporan tersebut melalui lewat satu laporan resmi ke Satreskrim Polrestabes Bandung.

"Kami juga selain membuka crisis center, tetap melakukan koordinasi dengan Mabes Polri," tuturnya.

Sementara itu, Andrian selaku koordinator pengumpulan data korban First Travel mengatakan, sejak laporan resmi dilayangkan pada Senin 14 Agustus lalu, pihaknya menghimpun sekitar 132 berkas yang menjadi korban penipuan First Travel.

"Seluruh korban itu mendaftarkan diri untuk ke Tanah Suci untuk keberangkatan akhir tahun ini. Rata-rata uang yang sudah diserahkan Rp14 sampai 16 juta" kata Andrian.

"Kita ini sudah menghimpun 132 orang dari 632 korban versi (data) First Travel. Dan ini masih ada yang akan direkap lagi untuk dibuatkan pelaporan. Makannya kita terima kasih sudah difasilitasi crisis center," bebernya.

Andrian pun mengajak masyarakat Kota Bandung yang menjadi korban First Travel untuk turut melaporkan ke crisis center di Mapolrestabes Bandung.

"Kita dibantu buka crisis center lokal, jadi saya undang bapak-bapak dan korban yang domisili di Bandung untuk datang melaporkan ke sini," pungkasnya. (Ron)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com