BERITABANDUNG


  • 30 Agustus 2017 | 20:13 WIB

Dua Mantan Wali Kota Cimahi Divonis 4 dan 7 Tahun Penjara

Editor: Yatti Chahyati


 Dua Mantan Wali Kota Cimahi Divonis 4 dan 7 Tahun Penjara
SIDANG - Sidang vonis dua mantan Wali Kota Cimahi, Itoc Tochija dan Atty Suharti di Pengadilan TInggi Negeri Bandung, Rabu (30/8/2017). (BeritaBandung)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Dua mantan Wali Kota Cimahi, Itoc Tochija dan Atty Suharti yang keduanya merupakan pasutri di vonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung yakni 4 tahun penjara untuk Atty dan 7 tahun penjara untuk suaminya Itoc Tochija.

Vonis dijatuhkan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, siang tadi (30/8/2017). Kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut dalam proyek pembangunan Pasar Atas Cimahi tahun 2016. Selain dipenjara, kedua terdakwa juga diharuskan membayar denda Rp 200 juta subsider dua bulan penjara.

"Mengadili, menyatakan, terdakwa satu dan terdakwa dua terbukti secara sah dan meyakinkan, bersama-sama dan berlanjut, melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan pertama. Serta denda masing masing Rp 200 juta," kata Hakim Ketua Sri Mumpuni.

Sebetulnya putusan hakim itu lebih rendah dari tuntutan jaksa terhadap Atty yakni lima tahun dan Itoc delapan tahun penjara. Atas putusan tersebut, penasehat hukum terdakwa dan jaksa menyatakan pikir-pikir selama tujuh hari.

Dalam putusan itu, hakim menilai yang memberatkan kedua terdakwa yakni tidak membantu program pemerintah dalam upaya pemberantasan korupsi. Sementara hal yang meringankan yakni para terdakwa bersikap sopan selama persidangan, belum pernah dihukum sebelumnya, memiliki tanggungan keluarga, sudah berusia lanjut, dan khusus untuk terdakwa satu (Atty) sering sakit-sakitan. “Namun keduanya dinilai berkontribusi membangun Kota Cimahi," tutur Sri.

Menurut hakim, kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal pasal 12 hurup a UU Tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana jo pasal 64 ayat 1 KUHPidana sebagaimana dalam dakwaan primer. (tie)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com