BERITABANDUNG


  • 14 September 2017 | 06:55 WIB

Enam Negara Ambil Bagian di West Java Eco Martahon

Editor: Yatti Chahyati


 Enam Negara Ambil Bagian di West Java Eco Martahon
MARATHON - Aki menunjukan rute lari West Java Eco Marathon, kemarin. (HAMZAH/BERITABANDUNG)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Para pelari dari enam Negara dipastikan akan mengambil bagian dalalam West Java Marathon yang akan digelar 15 Oktober 2017 mendatang di perkebunan teh Malabar Kabupaten Bandung.

Direktur West Java Marathon Ikhsan mengatakan jika peserta lari sudah mencapai sekitar 800 peserta dan beberapa merupakan peserta dari luar negeri.

“Saat ini tercatat ada dari Nigeria,  Andora, Kenya, Amerika, Prancis dan Jepang yang mendaftar. Selain itu kami menacatat ada peserta termuda berusia 8 tahun yang mengikuti run untuk 10KM dan tertua 73 Tahun untuk kategori 21KM,” jelasnya.

Ikhas menyebutkan jika West Java Eco Marathon merupakan jenis lomba lari yang sangat mengedepankan ramah lingkungan serta mendahulukan kearifan lokal.

“Semua barang yang kami gunakan termasuk untuk minum para peserta semuanya akan merupakan bahan yang dapat di daur ulang, kami pun akan membatasi peserta sebagai upaya kami untuk bisa memantau peserta yang akan berlari benar-benar bisa menjaga lingkungan sekitar. Selain itu setiap water station aka nada berbagai jenis hidangan lokal serta kesenian tradisional,” papar Ikhsan.

Sementara itu Herry (Aki) Rest Management West Java Eco Marathon menegaskan jika peserta yang tidak menjaga lingkungan seperti membuang sampah dimanapun tempatnya saat lari, maka akan didiskualifikasi kepesertaannya.

“Ini sebagai upaya kami jika menjaga lingkungan itu harus dimulai dari kita. Kami juga akan menyediakan kendaraan untuk menjemput para peserta dari bandung dan Soreang sebagai upaya pembatasan kendaraan,” tambahnya.

Untuk lomba lari dengan hadiah total sekitar 500 Juta rupiah itu, akan dikategorikan dalam lari 5Km, 10KM, 21 KM dan 24 KM, “Dan semuanya memiliki view yang menarik dan bagus, sehingga peserta benar – benarmenikmati wisata pengunungan di kawasan Bandung Selatan,” paparnya. (tie/HAMZAH/BERITABANDUNG)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com