BERITABANDUNG


  • 18 September 2017 | 15:11 WIB

Ganggu Pemandangan Bandung, Kabel Melintang Mulai Ditertibkan

Editor: Yatti Chahyati


 Ganggu Pemandangan Bandung, Kabel Melintang Mulai Ditertibkan
PEMKOT BANDUNG - Sejumlah kabel melintang di beberapa ruas jalan di Kota Bandung yang membuat pemandangan langit terhalang. (BERITABANDUNG)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM --  Pemerintah Kota Bandung mulai menertibkan kabel yang melintang di sejumlah ruas jalan. Hal itu guna mewujudkan program Bandung Tanpa Kabel Udara yang membuat pemandangan tak nyaman.

Seperti diketahui, sejumlah kabel melintang di beberapa ruas jalan yang membuat pemandangan langit terhalang. Bahkan tak jarang kendaraan besar pun sulit untuk melewati ruas jalan karena maraknya kabel yang melintang di atas seperti di Jalan RE Martadinata.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung Iskandar Zulkarnain, pemotongan kabel udara untuk sementara dilakukan di pusat kota seperti di Jalan Braga dan Nasipan. Pasalnya kabel yang melintang di kawasan tersebut sangat semrawut.

"Oleh karena itu bentangan kabel di atas jalan akan menimbulkan gangguan-gangguan terhadap jaringan komunikasi yang banyak digunakan warga terutama terhadap kegiatan perekonomian," kata Zul di Jalan Naripan, Kota Bandung, Senin (18/9/2017).

Zul mengaku, untuk menertibkan kabel udara intens melakukan komunikasi dengan pihak terkait. Seperti Telko, PLN serta berbagai provider yang memasang kabel melintang di udara. Namun saat ini baru dengan Telkom melakukan penertiban kabel udara yang dialihkan dengan cara dikubur di dalam tanah (ducting).

"Sekarang kabel Telkom yang dipotong di Jalan Naripan - Braga ini. Maka dari itu, penyelenggaan ducting bersama bisa menjadi solusi untuk mengatasi persoalan kabel. upaya tersebut merupakan salah satu program pemkot bandung dalam mewujudkan Bandung bebes kabel," urainya.

Sementara itu, menurut Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Ismail menyampaikan, kominfo menyambut baik kegiatan penuruna kabel yang merupan bagian dari rencana Pita Lebar Indonesia (broadband) yang mengembangkan infrastruktur di Indonesia dari tahun 2014 - 2019.

"Jadi infrastruktur itu bisa di bagi, ada mobile broadband dan fix broadband. Nah optic ini kabel yang mendukung dua-duanya, jadi koneksi untuk mobile di support oleh fiber optic. Selain itu, Fiber Optic juga mensupport broadband sampai ke rumah rumah yang disebut Fiber To The Home, maka pelayanan terhadap jaringan bisa terasa sampai ke rumah." Tutur Ismail.

Lanjutnya, program kota bandung ini mensienergikan dua sisi. Sehingga tidam semata mata melarang, tapi menyiapkan alternatif infrastruktur di bawah tanah.

"Sebenarnya disetiap tempat juga kabel udara sifatnya primer dan tersier. Kalo sampai di perumahan maupun gang yang sangat sempit itu ya sulit untuk melakukan penggalian, tapi untuk daerah jalan raya kota besar mestinya kabel harus berada di bawah, namun di sesuaikan tempatnya," pungkas Ismail.(ron)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com