BERITABANDUNG


  • 26 September 2017 | 09:13 WIB

Demiz Undang Presiden ke Ciletuh Desember Nanti

Editor: Yatti Chahyati


 Demiz Undang Presiden ke Ciletuh Desember Nanti
PEMPROV JABAR - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (Demiz) dalam sambutannya pada pembukaan Ciletuh-Palabuhanratu Geopark Festival 2017 yang kedua di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Minggu sore (24/9/17). (ist)

KAB. SUKABUMI, BERITABANDUNG.COM -- Jelang keputusan penetapan Ciletuh-Palabuhanratu Geopark sebagai geopark dunia atau Unesco Global Geopark (UGG), Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berbenah dan menggelar berbagai event. Salah satunya adalah Ciletuh-Palabuhanratu Geopark Festival (CGF) 2017 yang digelar tiga kali di lokasi berbeda di kawasan geopark.

September ini Pantai Palangpang menjadi tuan rumah gelaran festival yang digelar kedua kalinya ini. Pada Agustus lalu, Palabuhanratu telah sukses menggelar CGF 2017 pertama. Dan pada 10 Desember 2017 mendatang, Pantai Ujung Genteng akan menjadi lokasi CGF 2017 ketiga dan rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Dalam pertemuan terakhir dengan Bapak Presiden, saya sengaja mengundang beliau ke Ciletuh-Palabuhanratu Geopark ini. In Shaa Allah bulan Desember nanti untuk melihat bagaimana festival budaya Ciletuh-Palabuhan Ratu Geopark yang akan disahkan nanti oleh Unesco Global Geopark, kalau tidak ada halangan," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (Demiz) dalam sambutannya pada pembukaan Ciletuh-Palabuhanratu Geopark Festival 2017 yang kedua di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Minggu sore (24/9/17) dalam siaran persnya, Senin (25/9/2017) malam.

"Sekaligus (Presiden) menetapkan dimana lokasi tahun depan akan dibangun bandara di Kabupaten Sukabumi ini," lanjutnya.

Untuk lokasi bandara, Demiz mengaku pihaknya telah menawarkan dua lokasi, yaitu di Cikembar dan Citarate. Namun, Demiz ingin bandara dibangun di Citarate, Kabupaten Sukabumi, mengingat telah ada proyek infrastruktur transportasi lain seperti jalan tol dan jalur kereta api double track ke kawasan Sukabumi lainnya.

"Kalau Cikembar untuk melayani Kabuapten Sukabumi dan Kota Sukabumi, tapi kalau di Citarate itu memang khas untuk melayani para wisatawan dan Kabupaten Sukabumi. Jadi, biarkan beliau (Presiden) memilih. Mudah-mudahan Desember nanti beliau tidak ada halangan dan bisa hadir ke Ciletuh," harap Demiz.

"Kita harapkan dengan hadirnya infrastruktur dan konektifitas itu dapat mempercepat kunjungan wisatawan, khususnya di Kabupaten Sukabumi ini," tambahnya.

Lebih lanjut, Demiz berharap dengan hadirnya bandara tersebut akan meningkatkan konektifias transportasi dari berbagai bandara di Nusantara agar bisa langsung ke Ciletuh. Selain itu, Pemprov Jawa Barat dan Pemerintah Pusat juga tengah menggenjot infrastruktur transportasi lain ke kawasan Sukabumi, seperti Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi serta jalur kereta api double track dari Jakarta ke Sukabumi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan tahun ini akan dimulai pembangunan (jalur kereta double track) dari Bogor-Sukabumi. "Insya Allah, tahun depan -- ini baru disurvei juga -- akan diteruskan Sukabumi-Cianjur-Kota Bandung," katanya pada Hari Raya Idul Adha 1438 H di Kota Sukabumi, Jumat (1/9/17) lalu.

Jokowi menyebutkan untuk pembangunan jalur kereta Bogor-Sukabumi Pemerintah Pusat telah menganggarkan kurang lebih Rp 400-an Miliar. Mengingat besarnya manfaat bagi percepatan mobilitas orang dan barang, Jokowi menyatakan akan melanjutkan proyek tersebut hingga Cianjur dan Bandung. Rencananya proyek tersebut akan dimulai tahun depan dan selesai pada 2019 mendatang.

Sementara untuk Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), Jokowi juga berkomitmen menyelesaikan pembangunan proyek tol yang seharusnya dimulai pembangunannya pada 1996 ini.

Ciletuh-Palabuhanratu Geopark terdiri dari 8 (delapan) kecamatan dan 71 desa di Kabupaten Sukabumi. Ada berbagai jenis seni dan budaya melengkapi kawasan yang juga telah ditetapkan sebagai kawasan Geopark Nasional ini.

Untuk itu, CGF sengaja digelar sebagai momentum untuk meningkatkan apresiasi dan pelestarian seni dan budaya Ciletuh-Palabuhanratu guna mendukung penetapan kawasan tersebut sebagai geopark dunia. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Jawa Barat Ida Hernida menjelaskan, bahwa event CGF tersebut untuk mengenalkan potensi pariwisata seni dan budaya Ciletuh-Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi.

CGF adalah salah satu upaya Pemprov Jawa Barat untuk melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan daerah tujuan wisata Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. "Adapun tujuannya adalah meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni-budaya di Palangpang juga meningkatkan potensi budaya di kawasan Geopark Ciletuh, serta memberikan wadah promosi seni-budaya di kawasan Pantai Palangpang, Geopark Ciletuh-Palabuhanratu ini," ungkap Ida dalam sambutannya pada pembukaan CGF 2017 kedua di Pantai Palangpang.

CGF di Pantai Palangpang ini dibuka dengan pelepasan tali Kolecer atau kincir khas Palangpang. Ida mengatakan bahwa Kolecer dan Pencak Silat tengah diajukan oleh Indonesia sebagai Warisan Budaya Dunia Tak Benda kepada Unesco. Untuk itu, pihaknya tidak ingin kekayaan budaya tersebut diakui oleh pihak atau negara lain.

CGF menampilkan berbagai kegiatan, seperti pameran produk kerajinan dan kuliner khas masyarakat Ciletuh dan Palabuhanratu. Selain itu, ada penampilan seni yang melibatkan 200 seniman seniwati, helaran budaya, Seni Cepet, Rengkak Panyadap, Jipeng, Gondang, Tutunggulan, Suligar, Pencak Silat, Wayang Golek, dan lainnya.

Khusus untuk CGF di Pantai Palangpang ini diikuti oleh sanggar seni yang ada di dua kecamatan di Geopark Ciletuh, yaitu Kecamatan Ciemas dan Kecamatan Waluran. Masing-masing kecamatan mengikutsertakan lima jenis budaya dari 7 (tujuh) desa, diantaranya: Desa Caringin Nunggal, Desa Tamanjaya, Desa Cibenda, Desa Gilimukti, Desa Ciwaru, Desa Mandajaya, dan Desa Wangunjaya. (*)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com