BERITABANDUNG


  • 02 Oktober 2017 | 09:09 WIB

Lampung Sebuai, Wadah Warga Asal Lampung di Jabar

Editor: Yatti Chahyati


 Lampung Sebuai, Wadah Warga Asal Lampung di Jabar
KEBUDAYAAN - silaturahmi perkumpulan Lampung Sebuai di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Sabtu (30/9/2017). (BERITABANDUNG)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Jawa Barat masih memiliki daya tarik untuk mengadu nasib dan mengecap pendidikan bagi para perantau dari berbagai provinsi. Bahkan perantauan dari Lampung yang berada di Jabar saat ini mencapai 5 ribu orang.

Keberadaan para perantau tersebut pun diwadahi dengan adanya perkumpulan Lampung Sebuai. Dengan adanya paguyuban tersebut, para perantau asal Lampung merasa tidak sendiri di bumi tanah Pasundan ini.

Menurut Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, perkumpulan Lampung Sebuai telah hadir di Jabar sejak 2013. Kepengurusan pun dibentuk dan dikukuhkan guna memperkuat tali silaturahmi warga asal Lampung.

"ini merupakan paguyuban untuk menghimpun mempersatukan memperkokoh tali silaturahmi antara warga masyarakat yang berasal dari Lampung yang ada 1di Jawa Barat khususnya dan lembaga ini sudah lama ber1diri dan masyarakat Lampung yang ada di Jawa Barat itu cukup besar," ujar Taufik usai acara silaturahmi perkumpulan Lampung Sebuai di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Sabtu (30/9/2017).

Taufik mengatakan, warga Lampung yang merantau di Jabar mayoritas mengecap pendidikan. Pasalnya hampirw 3 ribu warga Lampung menuntut ilmu di Jabar seperti di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

"Mereka yang bejalar di Jabar kan ada yang di ITB dan IPB diharapkan nanti pulang lagi ke Lampung untuk memberikan kontribusi serta membangun kampung halamannya. Jangan sampai lupa juga sama Lampung," tutur Taufik.

Sementara itu Ketua Perkumpulan Lampung Sebuai, Taspen Effendi menuturkan, adanya paguyuban tersebut pun sebagai upaya untuk memperbaiki citra daerah yang identik dengan Gajah itu. Pasalnya, wajah Lampung kerap dicap negatif karena dikenal sebagai daerah pelaku begal atau perampasan yang disertai dengan kekerasan.

"Memang banyak yang mengecap seperti itu (Lampung kampung begal). Makanya dengan adanya perkumpulan ini kita ingin memperkuat persaudaraan Lampung dan ingin menghilangkan citra negatif itu," kata Taspen ditempat yang sama.

Untuk menyatukan warga asal Lampung, Taspen mengaku akan mengadakan kegiatan sosial serta silaturahmi dengan jangka waktu yang ditentukan. Hal itu pun sebagai upaya untuk mendata warga asal Lampung yang merantau di Jabar.

"Kita ada program bakti sosial, dan berusaha mengumpulkan semua warga asal Lampung yang ada di Jabar. Karena setiap misalnya di kampus ITB ada komunitas sendiri," pungkas Taspen. (Ron)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com