BERITABANDUNG


  • 04 Oktober 2017 | 09:39 WIB

Petugas Gabungan Sisir Karaoke Vegas Bandung

Editor: Yatti Chahyati


 Petugas Gabungan Sisir Karaoke Vegas Bandung
RAZIA - etugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Polri, TNI dan Kejaksaan menyisir tempat hiburan malam untuk memastikan kelengkapan administrasi serta praktek proatitusi Salah satunya yakni di Internasional Karaoke Vegas yang berada di Jalan Sukajadi, Kota Bandung pada Selasa (3/10/2017) malam. (BERITABANDUNG)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Polri, TNI dan Kejaksaan menyisir tempat hiburan malam untuk memastikan kelengkapan administrasi serta praktek proatitusi Salah satunya yakni di Internasional Karaoke Vegas yang berada di Jalan Sukajadi, Kota Bandung pada Selasa (3/10/2017) malam.

Kepala Satpol PP Kota Bandung Dadang Iriana mengatakan, operasi tersebut dilakukan setelah mendapatkan informasi terkait adanya praktek prostitusi di tempat hiburan malam tersebut.

"melakukan pemantauan perizinan dan lainnya kaitan karena kami juga mendengar dan mendapat informasi di tempat karaokean ini dijadikan tempat prostitusi," kata Dadang.

Namun saat menyisir seluruh ruangan di tempat karaoke itu, petugas tidak menemukan adanya praktek prostusi. Namun setiap ruangan karaoke tersebut terdapat kamar kecil atau toilet yang rawan digunakan praktek asusila.

"Ada beberapa hal yang jadi catatan ke depannya yang perlu kami evaluasi. Saya juga baru tahu kalau setiap room itu ada toilet, kenapa enggak diluar (ruangan)," lanjut Dadang.

Selain itu, pihak pengelola Vegas pun diakui Dadang tidak bisa menunjukkan beberapa dokumen perizinan. Pasalnya tempat hiburan itu dinilai masuk kategori premium dengan tersedianya berbagai jenis minuman alkohol.

"Banyak sekali disini minuman alkoholnya, mahal-mahal juga. Tentu kita cek izinnya bagaimana. Terus juga tenaga kerja di sini bagaimana sistem kerjanya," beber dia.

Disinggung mengenai retribusi pajak, Dadang pun sangat terkejut tempat hiburan malam itu hanya membayar wajib pajak Rp 51 juta perbulan. Hal itu, lanjut ia, sangat tidak wajar karena pendapatan tempat tersebut ditafsir bisa mencapai miliaran perbulan.

"Saya kira ini pajak akan kami koordinasikan dengan badan pelayanan pajak. Ini jadi catatan kami. Karena ini ada 23 room, saya lihat rata-rata setiap room sehari bisa mencapai Rp 10 juta. Jadi tidak mungkin kalau pendapatan mereka ratusan juta perbulannya," pungkas Dadang. (Ron)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com