BERITABANDUNG


  • 04 Oktober 2017 | 20:40 WIB

Terdakwa Perkara Keterangan Palsu Akta Notaris Kembali Tak Hadiri Sidang

Editor: Yatti Chahyati


 Terdakwa Perkara Keterangan Palsu Akta Notaris Kembali Tak Hadiri Sidang
SIDANG - ilustrasi

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Terdakwa perkara keterangan palsu Akta Notaris Nomor 3 Tahun 2005, Edward Soeryadjaya dan Maria Goretti Pattiwael kembali tidak menghadiri sidang pidana untuk kedelapan kalinya, di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jln. L. L. R. E Martadinata, Kota Bandung, Rabu (4/10).

Sdang kali ini kembali hanya dihadiri satu terdakwa lainnya yaitu Gustav Pattipeilohy. Sidang pidana perkara keterangan palsu Akta Notaris Nomor 3 Tahun 2005 yang dijadikan dasar menggugat aset nasionalisasi SMAK Dago itu kali ini mengagendakan mendengar keterangan dokter yang memeriksa terdakwa Edward dan Maria.

Perlu diketahui, tim kuasa hukum para terdakwa sejak awal selalu beralasan bahwa tidak mampu hadirnya Edward dan Maria disebabkan penyakit yang dideritanya. Majelis Hakim yang dipimpin Toga Napitupulu sempat memerintahkan kepada Jaksa Penuntut Umum agar memeriksa penyakit yang diderita kedua terdakwa oleh dokter dari rumah sakit independen yang ditunjuk Kejaksaan Tinggi Jabar.

Dokter dari Kejaksaan Tinggi Jabar, Joko Susanto yang memeriksa Maria dan Dokter Rumah Sakit Tarakan Jakarta, Briliana, yang mengecek kesehatan Edward, dihadirkan pada persidangan guna didengar keterangannya.

Menurut Susanto, terdakwa Maria dapat saja dihadirkan ke persidangan dengan catatan ada ahli medis atau perawat yang mendampinginya. Kendati begitu, Susanto tak bisa menjamin apakah Maria akan baik-baik saja selama sidang pidananya dengan sakit yang diderita.

"Saya memeriksa Maria Goretti tanggal 30 September lalu. Sewaktu akan saya periksa, berdasarkan resume Rumah Sakit Borromeus, tiga hari sebelumnya dia sudah pernah masuk ke rumah sakit juga," tutur Susanto.

Sedangkan Briliana menjelaskan, terdakwa Edward telah diperiksanya pada 19 September lalu. Menurut Briliana, saat dilakukan pemeriksaan, terdakwa Edward mampu secara fisik datang ke Rumah Sakit Tarakan. "Edward Soeryadjaya datang untuk diperiksa kesehatannya. Secara fisik tanpa perlu dibantu walaupun tetap didampingi keluarganya," ujar Briliana.

Terkait informasi dari tim kuasa hukum para terdakwa yang menyatakan bahwa Edward dirawat di Rumah Sakit Medistra Jakarta, Ketua Majelis Hakim Toga Napitululu meminta agar dibuktikan dengan surat pernyataan dari pimpinan rumah sakit dan dokter yang merawatnya.

"Jadi jangan hanya katanya dirawat. Tapi harus ada keterangan dari pimpinan Rumah Sakit Medistra dan dokter yang merawatnya," ucap Toga.

Majelis Hakim memutuskan persidangan kembali dilanjutkan pekan depan, Rabu (11/10), dengan agenda pembuktian surat keterangan dari Rumah Sakit Medistra dan mendengarkan keterangan dokter yang merawat Edward Soeryadjaya. (*)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com