BERITABANDUNG


  • 05 Oktober 2017 | 23:57 WIB

Tak Kantongi Izin Usaha, Satpol PP Segel Beermart

Editor: Yatti Chahyati


 Tak Kantongi Izin Usaha, Satpol PP Segel Beermart
SEGEL - Petugas gabungan dari Satpol PP Kota Bandung, Polri, TNI dan Kejaksaan Negeri Bandung melakukan penyegelan tempat cafe atau bar Beermart yang menjual minuman alkohol di Jalan Dr Djundjunan pada Kamis (5/10/2016). (BERITABANDUNG)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Petugas gabungan dari Satpol PP Kota Bandung, Polri, TNI dan Kejaksaan Negeri Bandung melakukan penyegelan tempat cafe atau bar Beermart yang menjual minuman alkohol di Jalan Dr Djundjunan pada Kamis (5/10/2016). Hal itu dikarenakan Beermart tidak mengantongi izin untuk membuka usaha tersebut.

Menurut Kepala Bidang Penegakkan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kota Bandung, Idris Kuswandi, tempat nongkrong yang menjual berbagai jenis minuman itu tak sesuai dengan izin yang tertera. Pasalnya Pemerintah Kota Bandung mengeluarkan izin tempat tersebut sebagai rumah makan yang telah habis sejak 2016 silam.

"Jika dilihat dari izinnya, tempat ini untuk rumah makan. Tapi malah jual minuman alkohol. Oleh karena itu kita segel tempat ini," kata Idris di lokasi.

Selain itu, lanjut Idris, tempat tersebut menginduk pada izin rumah makan Bali Heaven yang kini menjadi Bebek Kaleyo. Namun hal itu tanpa pemberitahuan kepada pihak pemerintah, sehingga dilakukan penyegelan.

"Kita sudah layangkan surat panggilan, tapi tidak ada tanggapan sampai sekarang," ucap Idris.

Ratusan minuman alkohol pun diboyong oleh petugas untuk diamankan sebagai barang bukti. Sementara itu, seluruh area Beermart disegel oleh petugas dan tidak boleh beroperasi hingga mengurus perizinan.

"Kalau ingin buka kembali, maka harus melakukan proses perizinan dari awal lagi," tegas Idris.

Sementara itu, pegawai Beermart tak bisa berkutik ketika para petugas membawa ratusan minuman alkohol ke dalam kendaraan. Bahkan pengunjung yang tengah asik menikmati bir, cukup terkejut dengan adanya operasi tersebut.

"Kita akan tunggu itikad baik dari mereka. Kalau tidak ada, tidak bisa dibuka segelnya. Jadi harus urus izin dari awal lagi termasuk minta persetujuan kepada warga di sekitar sini," pungkasnya. (ron)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com