BERITABANDUNG


  • 11 Oktober 2017 | 09:36 WIB

Transportasi Online Disinyalir Tekan Jumlah Pengangguran

Editor: Yatti Chahyati


 Transportasi Online Disinyalir Tekan Jumlah Pengangguran
TRANSPORTASI - ilustrasi

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Moda transportasi online berbasis aplikasi hingga kini masih terjadi pro dan kontra di kalangan masyarakat. Bahkan sejumlah aksi pun dilakukan oleh para pengemudi atau pun pemilik transportasi konvensional seperti angkutan kota (angkot) dan taksi saat ini.

Berbagai gejolak tersebut terjadi tidak lepas dari ketegasannya pemerintah untuk mengantur transportasi online berbasis aplikasi tersebut. Sehingga perbedaan pemahaman pun masih terjadi hingga adanya aksi sweeping dari baik transportasi online maupun konvensional.

Disisi lain, hadirnya transportasi konvensional nampaknya memberikan dampak positif di bidang ketenagakerjaan. Salah satunya di Kota Bandung, dengan hadirnya moda transportasi tersebut setidaknya telah menyerap jumlah tenaga kerja sebanyak 53 persen dari pengangguran yang ada yakni mencapai 170 ribu orang.

"Adanya transportasi online itu untuk di Kota Bandung di bidang kami mengalami dampak yang bagus. Karena jumlah pengangguran berkurang sampai data yang kami terima dari BPS Agustus kemarin," Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, Asep Cucu, dikantornya, Jalan RE. Martanegara, Rabu (11/10/2017).

Diakui Asep, hal itu nemicu Disnaker untuk membuat terobosan guna menekan jumlah pengangguran. Terlebih di Kota Bandung terdapat ribuan pangkalan ojek yang dinilainya bisa terjerumus ke dalam jurang pengangguran karena tidak mempunyai penghasilan tetap.

"Ojek konvensional itu kan hampir terjerumus ke kemiskinan. Makanya kita ingin menyelamatkan mereka agar bisa bersaing dengan online yang ada sekarang," tutur Asep.

Namun disamping itu, Disnaker pun mengadakan berbagai kegiatan untuk menyerap tenaga kerja di beberapa perusahaan. Salah satunya bursa kerja di setiap kampus.

"Tapi sampai sekarang belum pernah ada booth transportasi online di setiap kegiatan bursa kerja. Nanti kita sedang bikin inovasi untuk hal itu, meengakomodir ojek pangkalan," pungkasnya. (Ron)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • 20 Januari 2017 | 21:42 WIB

    Inilah Impian Sang Idol Junior 2017

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM --  Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia, Berlarilah tanpa lelah sampai engkau meraihnya… Lagu dari group band Nidji ini sepertinya sedang mewakili mimpi para kontestan Indonesian Idol Junior ...

  • @ 2013 beritabandung.com