BERITABANDUNG


  • 11 Oktober 2017 | 10:12 WIB

Bandung akan Hadirkan Sistem Ojek Elektronik

Editor: Yatti Chahyati


 Bandung akan Hadirkan Sistem Ojek Elektronik
PEMKOT BANDUNG - ilustrasi

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung tengah mempersiapkan sebuah terobosan untuk mewadahi para ojek pangkalan. Sistem lokal ojek elektronik akan menjadikan daya saing transportasi tersebut semakin kuat dengan ojek online berbasis aplikasi.

Menurut Kepala Disnaker Kota Bandung, Asep Cucu, lokal ojek elektronik itu akan hadir disetiap pangkalan ojek yang berjumlah mencapai 7500 pangkalan. Nantinya setiap pangkalan akan memiliki operator guna mengatur pesanan dari masyarakat untuk menggunakan lokal ojek itu.

"Ini supaya mereka (ojek pangkalan) bisa bersaing dengan ojek online. Karena mereka tidak hanya menunggu penumpang yang lewat, tapi menunggu pesananan melalui operator yang ada di pangkalan," kata Asep Cucu dikantornya, Jalan RE. Martanegara, Rabu (11/10/2017).

Asep mengatakan, nantinya para tukang ojek akan memiliki kartu agar bisa menarik penumpang di pangkalan. Kartu tersebut tinggal ditempelkan pada scanner yang ada di pangkalan ketika hendak menarik penumpang.

"Nanti kan si penumpang pesannya via aplikasi, nah nanti operator yang akan mengatur dan tukang ojeknya menempelkan kartu di pangkalan pas mau narik penumpang," tutur dia.

Fungsi kartu tersebut tidak hanya untuk menarik penumpang, sebab setiap pangkalan akan menyediakan berbagai suku candang motor yang bisa digunaian oleh para tukang ojeg.

"Jadi nanti kalau ban bocor, atau mogok enggak punya uang, bisa gunakan fasilitas yang ada di pangkalan secara kredit pakai kartu itu. Nah pembayarannya nanti dipotong setiap kali narik penumpang, bisa seribu, dua ribu," urainya.

Namun Asep belum menjelaskan secara detail rencana tersebut. Meskipun aplikasi itu sudah siap pakai, saat ini Disnaker tengah mematangkan dan memberikan pemahaman terhadap para tukang ojek pangkalan.

"Detailnya nanti saja, termasuk cara-caranya. Karena kita sekarang lagi tahap akhir pematangan agar segera diresmikan dalam kurun waktu dua bulan kedepan," pungkas Asep.(Ron)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com