BERITABANDUNG


  • 12 Oktober 2017 | 19:25 WIB

Aksi PKL Bakar Kios di Puncak, Polda Jabar Sebut Sudah Bisa Dikendalikan

Editor: Yatti Chahyati


 Aksi PKL Bakar Kios di Puncak, Polda Jabar Sebut Sudah Bisa Dikendalikan
AKSI - Pedagang membakar barang bekas di jalan Puncak Cianjur sebagai aksi menolak pembongkaran kios, serta pesan berantai yang menyebar di media sosial. (instagram)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Sore ini warga Jawa Barat dikejutkan pesan berantai melalui media sosial WhatsApp yang menyebutkan jika lokasi Puncak Cianjur Siaga 2 karena aksi bakar kios oleh para pedagang dikawasan tersebut. Pesan berantai itu pun sempat membuat resah warga Bandung yang akan melakukan perjalanan melalui kawasan Puncak Cianjur.

Menanggapi hal itu Kabag Humas Polda Jabar Yusri Yunus kepada BeritaBandung, menyebutkan jika pesan beratai tentang memanasnya kondisi Puncak Cianjur merupakan Hoax, pasalnya saat ini pihak kepolisan sudah bisa menangani situasi aksi para pedagang itu dan keadaan sudah aman terkendali.

“Kemarin Polres Cianjur telah melaksanakan kegiatan pengamanan penertiban bangunan liar di sepanjang jalur jalan Cianjur – Puncak sebagai bagian dari keputusan Bupati CIanjur tentang pembongkaran paksa bangunan liar / pkl di ruang milik jalan (rumija) di jalur jalan protokol Cianjur-Cipanas Puncak. Dan hari ini petugas Satpol PP hanya merusak bangunan/kios kios dan puing puing bekas bangunan tidak diangkut / dibersihkan,” paparnya, Kamis (12/10/2017).

Setelah petugas Satpol PP selesai merusak bangunan dan meninggalkan lokasi,  kemudian para pedagang / pemilik warung melemparkan puing bangunan ke jalan dan di bakar sehingga mengganggu arus lalin, “namun tidak sampai jatuh korban, hanya aksi saja,” katanya.

Dengan di pimpin Kabag Ops Polres Cianjur dan Kapolsek Pacet mendatangi lokasi kemudian mematikan dan meminggirkan puing puing ke pinggir jalan supaya tidak mengganggu arus lalin dan dalam waktu sekitar 30 menit situasi sudah terkendalikan dan arus lalin lancar kembali

“Setelah negosiasi dan pertemuan akhirnya  para pedagang menyanggupi tidak melakukan aksi pembakaran dan pelemparan lagi serta minta kepada Polres Cianjur untuk mempertemukan dengan pihak Pemda Cianjur untuk mencari solusi,” ungkapnya. (tie) 


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com