BERITABANDUNG


  • 20 Oktober 2017 | 16:53 WIB

Tuduhan Fitnah, Polda Metro Periksa Nikita Mirzani

Editor: Yatti Chahyati


 Tuduhan Fitnah, Polda Metro Periksa Nikita Mirzani
ARTIS - Nikita Mirzani (instagram @nikitamirzanimawardi_17)

JAKARTA, BERITABANDUNG.COM -- Penyidik Polda Metro Jaya memeriksa artis Nikita Mirzani sebagai saksi pelapor terkait dugaan pencemaran nama baik atau fitnah melalui media sosial.

Nikita didampingi pengacara Muannas Al Aidid tiba di Polda Metro Jaya pada Jumat (20/10) sekitar pukul 15.00 WIB

 "Nanti ya," kata Nikita. Nikita enggan berkomentar panjang kemudian bergegas menuju Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, Nikita membuat laporan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/4878/X/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 8 Oktober 2017.

Nikita melaporkan tiga orang yakni Ketua Umum Gerakan Pemuda Anti-Komunis (Gepak) Rahmat Himran yang sebelumnya melaporkan Nikita ke Polda Metro Jaya.

Selain Rahmat, Nikita mempolisikan Aliansi Advokat Islam NKRI yang melaporkan Nikita ke Polda Sumatera Selatan dan Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia Sam Aliano.

Sementara itu, Nikita juga memperkarakan dua akun media sosial yaitu "PKI_Terkutuk65" (akun Instagram) dan akun Facebook "Aria Dwiatmo" yang dituduh pertama kali menyebarkan tweet palsu.

Para terlapor diduga melanggar Pasal 35 juncto ayat 1, Pasal 29 juncto Pasal 45 ayat 3, Pasal 28 ayat 1 juncto Pasal 45 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Berdasarkan penelusuran, Muannas menjelaskan tweet palsu mengatasnamakan Nikita itu pertama kali ditemukan pada 30 September 2017 atasnama PKI_Terkutuk65 yang diunggah berupa foto kemudian disebutkan telah dihapus.

Muannas menuturkan Nikita melaporkan Rahmat dan Aliansi Advokat Islam NKRI lantaran diduga menyampaikan keterangan palsu.

Sedangkan, Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia Sam Aliano dinilai telah mengadu ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPU) sehingga Nikita kehilangan pekerjaan. (antara)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com