BERITABANDUNG


  • 23 Oktober 2017 | 09:52 WIB

Akhiri Masa Jabatan Kajati Jabar Selamatkan Uang Negara Hingga Puluhan Miliar Rupiah

Editor: Yatti Chahyati


 Akhiri Masa Jabatan Kajati Jabar Selamatkan Uang Negara Hingga Puluhan Miliar Rupiah
KEJATI JABAR - Kajati Jabar Setia Untung memberikan penghargaan kepada salah Ketua Pokja Kejati Yedi dalam acara ramah tamah beberapa waktu lalu. (BERITABANDUNG)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Mengakhiri masa jabatannya sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Setia Untung Arimuladi berhasil menyelematkan uang negara hingga puluhan miliar rupiah dari kasus tindak pidana korupsi, terakhir yang terbesar dan masih dalam penyelidikan yakni kredit fiktip Pemprov Jabar.

Kajati Jabar Setia Untung akan menempati posisi barunya sebagai Sesjamintel Kejaksaan Agung, sementara posisi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat akan digantikan oleh Loeke Larasati Agoestina yang sebelumnya menempati posisi sebagai Kepala Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan RI.

“Saya berharap Kejaksaan Tinggi Jawa Barat bisa bisa terus berkontribusi untuk kemajuan Jawa Barat salah satunya dalam penyelamatan – penyelamatan uang negara. Dan untuk itu komunikasi harus terus dibangun agar bisa menjalankan amanah dalam penegakan hukum khususnya di Jabar,” ujarnya dalam ramah tamah dengan wartawan, para kajari, jaksa dan juga LSM di Jawa Barat di Jalan Riau, beberapa waktu lalu.

Ia memaparkan beberapa kasus pidana yang berhasil diungkap selama masa pimpinannya yakni perkara tindak pidana korupsi Pengadaan Buku pada Bidang Sejarah Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Tahun Anggaran 2015 sehingga mengakibatkan kerugian negara diduga sebesar Rp. 3.040.061.520, (Tiga milyar empat puluh juta enam puluh satu ribu lima ratus dua puluh rupiah). Dari kasus tersebut Kajati berhasil menyelamatkan uang negara Rp. 1.354.000.000

Kedua yakni, penyidikan (umum) Perkara Tindak Pidana Korupsi Kredit Macet Pada Bank BIB Kantor Cabang Pembantu RSI AlIhsan Kabupaten Baleendah periode tahun 2014-2016, akibatnya negara/daerah diduga dirugikan sebesar Rp. 10.557.342.046,-.

Dan Kajati dikatakan Setia Untung saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap perkara Tindak Pidana Korupsi Penyimpangan dalam Penyaluran dan Pengelolaan Dana Bergulir dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupa Kredit Dakabalarea dan Kredit Cinta Rakyat.

Program Dakabalarea adalah kredit yang dananya berasal dari APBD Pemprov Jawa Barat yang disimpan di Bank BJB dalam bentuk Giro Khusus (Wadiah) dan kemudian kredit disalurkan ke Lembaga Ekonomi Rakyat (Kopontren, Kopanli. Kopkar, Koperasi Pertanian, Lembaga Ekonomi lannya/ BMT) yang merupakan wadah dari kewirausahaan mikro (rumah tangga) dan usaha kecil melalui pola pembiayaan berdasar prinsip syariah. Dari total dana bergulir yang disalurkan sebesar Rp. 66.240.816.000  diantaranya yaitu sebesar Rp. 47.815.547.134,00 mengalami kemacetan.;

Kredit Cinta Rakyat (KCR) total sampai dengan 15 Januari 2015 telah dicairkan dari Kasda ke Bank BJB sebesar Rp. 335.000.000.000 dan kemudian telah disalurkan yaitu sebesar Rp. 362.277.600.000,00. Namun dari laporan penyaluran kredit ternyata terdapat debitur yang mendapatkan kredit lebih dari satu kali dengan jumlah sebanyak 668 debitur dengan nilai kredit sebesar Rp. 40.347.000.000,- dan peruntukan kredit tersebut ada yang bukan untuk usaha kecil dan mikro.

“Sekarang masih dalam tahap penghitungan kerugian nega dan peyelidikan, semoga nantinya bisa diselesaikan oleh Kajati yang baru,” paparnya.

Setia Untung yang bertugas lebih dari satu tahun di Kejaksaan Jabar itu berharap sebagai putra daerah bisa lahir – lahir putra daerah asli Jabar dan Bandung yang mampu membawa kemajuan untuk Jawa Barat. (tie)

 


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com