BERITABANDUNG


  • 30 Oktober 2017 | 19:45 WIB

Warga Tamansari Enggan Terima Undang Emil di Pendopo

Editor: Yatti Chahyati


 Warga Tamansari Enggan Terima Undang Emil di Pendopo
AKSI - Penolakan warga Tamansari tentang rencana pembangunan rumah deret oleh Pemkot Bandung. (BeritaBandung)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Warga RW 11 Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan tidak akan memenuhi undangan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk berdiskusi di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Senin (30/10/2017) malam ini. Hal itu sebagai bentuk keras penolakan terkait proyek pembangunan rumah deret di kawasan Tamansari.

Sutarno, salah seorang warga RW mengatakan kecewa terhadap sikap Ridwan Kamil yang sebelumnya berjanji akan mendatangi Tamansari untuk berdiskusi mengenai proyek rumah deret. Bahkan warga pun sempat melakukan aksi unjuk rasa ke Balaikota Bandung beberapa waktu lalu guna meminta kejelasan dari Ridwan Kamil.

"Kita diundang ke Pendopo kita tidak bersedia karena ke satu pada waktu itu pak wali yang berjanji akan datang ke sini, itu batal, kemudian kita diundang ke Pendopo malam ini," ungkap Sutarno ketika ditemui di RT 07 RW 11, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Senin (30/10/2017) sore.

Bahkan diakui Sutarno, warga yang diundang ke Pendopo diwajibkan untuk membawa foto copy kartu tanda penduduk (KTP). Hal itu pun membuat warga enggan untuk memenuhi undangan Ridwan Kamil.

"Dan lagi harus menyerahkan ktp, buat apa itu ktp. Kalo mau wali datang ke sini, diskusi di sini saja. Kenapa harus di Pendopo," kesal Sutarno.

Sementara itu Sekertaris RW 11 Eva Eriyani mengaku, sebelumnya Pemkot Bandung telah mengundang warga Tamansari pada Juni 2017 lalu yang bertepatan saat bulan Ramadan terkait proyek rumah deret.

"Bulan Juni 2017 lalu kepada warga terkait sosialisasi rumah deret di kawasan Tamansari dibungkus dengan kedok buka puasa bersama tanpa sebelumnya memberitahukan agenda pertemuan tersebut. Selain itu pertemuan kedua di Taman Film melibatkan ormas yang mengintimidasi warga secara psikologis," beber Eva.

Bahkan Eva pun sangat menyayangkan ketika Pemkot Bandung melakukan pengukuran lahan di kawasan tersebut dengan melibatkan aparat keamanan. Hal itu diakuinya membuat warga ketakukan.

"Proses pengukuran bangunan warga pun melibatkan aparat dari TNI yang juga mengintimidasi psikologis warga," pungkasnya. (Ron)


Label: #


Berita Terkait

  • Kota Bandung
    11 Januari 2018 | 13:29 WIB

    Tes Kesehatan Pilgub, Paslon Dua DM Berpuasa

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi secara bersamaan melaksanakan ibadah puasa saat melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Hasan ...

  • Kota Bandung
    11 Januari 2018 | 13:23 WIB

    PDAM Tirtawening Kota Bandung akan Bangun Jaringan Distribusi Utama di Perbatasan

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum Tritawening Kota Bandung akan memulai ‎membangun Jaringan Distribusi Utama (JDU) untuk menambah pelayanan di kawasan perbatasan Kota Bandung dengan Kabupaten Bandung bagian selatan. ...

  • Kota Bandung
    23 Desember 2017 | 07:31 WIB

    Taman di Bandung Dilarang Digunakan Rayakan Tahun Baru

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Jika biasanya warga Bandung menggunakan Taman –taman di Bandung untuk perayaan Tahun Baru, tahun ini Pemkot Bandung akan melakukan pelarangan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman ...

  • Kota Bandung
    20 Desember 2017 | 15:20 WIB

    Ada Bocah Meninggal karena Difteri di RSHS

    BANDUNG, BERITABANDUNG -- Komisioner bidang kesehatan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Sitti Hikmawatty menyatakan prihatin dengan meninggalnya anak laki-laki 15 tahun di Bandung, Jawa Barat, akibat penyakit difteri. Pasien asal Sukabumi yang ...

  • Kota Bandung
    28 November 2017 | 09:02 WIB

    Bandung Raih Pengahragaan Anugerah Swasti Saba Wistara

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Menteri Kesehatan Republik Indonesia menganugerahkan penghargaan Anugerah Swasti Saba Wistara 2017 kepada Pemerintah Kota Bandung. Penghargaan itu atas keberhasilannya menyelenggarakan kota sehat. Penghargaan Anugerah Swasti Saba Wistara tersebut ...


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com