BERITABANDUNG


  • 11 November 2017 | 10:30 WIB

Hari Pahlawan, Aher Ajak Generasi Muda Berprestasi

Editor: Yatti Chahyati


 Hari Pahlawan, Aher Ajak Generasi Muda Berprestasi
HARI PAHLAWAN - Upacara Hari Pahlawan Tingkat Provinsi Jawa Barat di Halaman Depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Jumat pagi (10/11/17). (ist)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 Nevember bisa menjadi momentum kita sebagai bangsa untuk meraih kemajuan atau prestasi. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menekankan jika di masa lalu para pahlawan berjuang untuk merebut kemerdekaan, saat ini masyarakat khususnya generasi muda diharapkan memiliki semangat dan berkorban untuk meraih prestasi. Prestasi ini wujud atau aktualisasi jiwa kepahlawanan baik untuk diri sendiri, keluarga, bangsa, dan negara.

“Jika para pahlawan berkorban jiwa, tenaga, fikiran untuk kemerdekaan dan untuk mempertahankan bangsa ini, maka mari kita berkorban untuk prestasi yang sama dalam bentuk yang lain,” ujar Aher usai menjadi Inspektur Upacara Hari Pahlawan Tingkat Provinsi Jawa Barat di Halaman Depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Jumat pagi (10/11/17).

“Prestasi untuk menghadirkan kemakmuran dan kesejahteraan bagi bangsa ini, serta persatuan dan kebhinekaan yang terus kita pelihara untuk kebersamaan,” tambahnya.

Hari Pahlawan juga menjadi momentum yang tepat bagi kita sebagai anak negeri, untuk memberikan apresiasi kepada para pahlawan. Untuk itu, usai upacara Aher bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, serta unsur Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD) Jawa Barat melakuan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra Kota Bandung.

Pada kesempatan tersebut, Aher dan Demiz menabur bunga di makam perintis kemerdekaan, yaitu Abdoel Moeis. Selain itu, mereka juga menabur bunga di makan tokoh nasional Dr. Setiabudi, mantan Duta Besar Saudi Arabia H. Aang Kunaefi, serta pahlawan Letjen TNI Dr. (HC) H. Mashudi, Purn. Asops Hankam Letjen TNI Mohamad Hanif, Purn. Kasum ABRI Mabes TNI Letjen TNI R. H. Himawan Sutanto, S.Sos., M.M., M.Hum, juga mantan Gubernur Jawa Barat periode 1985-1990/1990-1993 dan mantan Menteri Dalam Negeri RI (1993-1998).

Selain itu, Pemprov Jawa Barat juga setiap tahun selalu mengajukan tokoh-tokoh dari Jawa Barat agar ditetapkan Pemerintah Pusat menjadi Pahlawan Nasional. Aher mengatakan pihaknya sudah mengajukan nama seperti KH. Ahmad Sanusi, Ali Sadikin, Lasminingrat, Inggid Garnasih, dan lainnya agar menjadi Pahlawan Nasional.

“Insyaallah kita ke depan terus berusaha mengajukan kembali mereak dan mengjukan nama-nama baru tentu saja sebagai Pahlawan Nasional mewakili masyarakat Jawa Barat,” kata Aher.

Hari Pahlawan tahun ini, Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI mengambil Tema: "Perkokoh Persatuan Membangun Negeri". Sebagai bangsa yang telah meraih kemerdekaan, tema tersebut memiliki pesan fundamental bahwa setelah kemerdekaan diraih maka tahapan selanjutnya kita harus bersatu terlebih dahulu untuk bisa memasuki tahapan bernegara selanjutnya, yakni berdaulat, adil dan makmur. Hal tersebut merupakan ikhtiar dalam meneruskan perjuangan para pahlawan bangsa yang telah gugur.

Menurut Menteri Sosial RI Khofifah Indarparawansa, dalam sambutannya di Hari Pahlawan ini, dia mengatakan bahwa berbagai sejarah kepahlawanan mengisahkan tentang menyalanyalanya api “Harapan” yang menjadi pemantik dari berbagai tindakan-tindakan heroik yang mengagumkan.

“Apakah yang menjadi pemantik sehingga pendahulu kita berani memproklamirkan kemerdekaan saat itu? Keberanian itu dapat digerakkan oleh sebuah modal tak ternilai dan tidak kasat mata, modal itu adalah adanya  sebuah harapan,” tutur Khofifah dalam pidatonya yang dibacakan Aher dalam Upacara Hari Pahlawan Tingkat Provinsi Jawa Barat di Halaman Depan Gedung Sate.

Khofifah menjelaskan bahwa harapan tersebut adalah harapan yang menimbulkan optimisme dalam hidup, potensi, vitalitas, dan daya hidup kemanusiaan untuk masa depan bangsa dan negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Di era saat ini, harapan hadir dalam Pemerintahan Presiden Bapak Joko Widodo dan Wakil Presiden Bapak H.M. Jusuf Kalla melalui sebuah visi transformatif yang mengarahkan dan menghimpun gerak seluruh elemen Republik Indonesia, yakni: “Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong - royong.”

Dalam kerangka mewujudkan visi tersebut telah dirumuskan sembilan agenda prioritas pemerintahan ke depan yang disebut Nawa Cita. Kesembilan agenda prioritas itu bisa dikategorisasikan ke dalam tiga ranah; ranah mental-kultural, ranah material (ekonomi), dan ranah politik.

“Pada ketiga ranah tersebut, Pemerintah saat ini berusaha melakukan berbagai perubahan secara akseleratif, berlandaskan prinsip-prinsip Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ,” ucap Khofifah.

Ketiga ranah pembangunan ini, kata Khofifah, bisa dibedakan tapi tak dapat dipisahkan. Satu sama lain saling memerlukan pertautan secara sinergis. Perubahan mental-kultural memerlukan dukungan politik dan material berupa politik kebudayaan dan ekonomi budaya. Sebaliknya perubahan politik memerlukan dukungan budaya dan material berupa budaya demokrasi dan ekonomi politik. (*)

 


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com