BERITABANDUNG


  • 26 November 2017 | 11:26 WIB

BMKG: Wasada Gelombang Tinggi di Pantau Jawa Barat

Editor: Yatti Chahyati


 BMKG: Wasada Gelombang Tinggi di Pantau Jawa Barat
BMKG - ilustrasi

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat khususnya di Pulau Jawa untuk mewaspadai potensi hujan lebat dan gelombang tinggi yang terjadi akibat pengaruh terbentuknya bibit siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG R Mulyono Rahadi Prabowo seperti dikutip BeritaBandung dari Antara menyebutkan bibit siklon 95S muncul di selatan Jawa Tengah dengan pusat sekitar 9,6 Lintang Selatan, 109,4 Bujur Timur atau sekitar 240 km sebelah selatan barat daya Cilacap.

Akibat yang ditimbulkan dari Siklon itu adalah potensi gelombang tinggi 1,25 meter hingga 2,5 meter diperkirakan terjadi di perairan selatan Banten dan Jawa Barat, perairan selatan Jawa Timur, perairan selatan Bali, Lombok, dan Sumbawa.

Gelombang tinggi 2,5 meter hingga empat meter diperkirakan terjadi di Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Untuk itu masyarakat diimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang dan jalan licin.

Bibit siklon tropis tersebut bergerak ke arah utara barat laut kemudian akan berbelok ke timur keesokan harinya.

Dalam waktu yang bersamaan, terdapat juga bibit siklon tropis 96S di Samudera Hindia sebelah barat daya Bengkulu di 6,8 Lintang Selatan, 94,2 Bujur Timur yang bergerak ke arah timur tenggara.

Bibit siklon yang berada di selatan Jawa lebih memiliki potensi untuk tumbuh menjadi siklon tropis.

"Bibit siklon tropis ini memberikan pengaruh terhadap cuaca di wilayah Indonesia khususnya Jawa," jelasnya.

Tercatat kecepatan angin maksimum sekitar 25 knot (45 km/jam) dengan tekanan terendah 1003 mb.

Diperkirakan untuk Senin-Selasa (27-28 November) terdapat peningkatan potensi hujan lebat dan angin kencang lebih dari 20 knots di wilayah Yogyakarta, Jawa Tengah bagian selatan dan Jawa Timur bagian selatan.

Dampak lainnya adalah potensi gelombang tinggi 1,25 meter hingga 2,5 meter diperkirakan terjadi di perairan selatan Banten dan Jawa Barat, perairan selatan Jawa Timur, perairan selatan Bali, Lombok, dan Sumbawa.

Gelombang tinggi 2,5 meter hingga empat meter diperkirakan terjadi di Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Untuk itu masyarakat diimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang dan jalan licin. (tie)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com