BERITABANDUNG


  • 27 November 2017 | 10:47 WIB

Dedi Mulyadi Tegaskan Golkar Harus Tiru Jokowi

Editor: Yatti Chahyati


 Dedi Mulyadi Tegaskan Golkar Harus Tiru Jokowi
GOLKAR - Dedi Mulyadi saat menjadi pembicara dalam diskusi panel Kosgoro bertajuk "Memperkokoh Soliditas untuk Mencari Solusi Terbaik Guna Penyelamatan Partai Golkar" di Sleman, Yogyakarta, Minggu (26/11/2017).(ist)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sistem rekrutmen DPP Partai Golkar dalam merekrut pengurus maupun kader lagi-lagi menjadi sorotan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi. Menurut dia, Golkar seharusnya meniru langkah yang sudah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dalam merekrut para pembantunya yang kini duduk dalam Kabinet Kerja.

Hal ini ditegaskan oleh Bupati Purwakarta tersebut usai menjadi pembicara dalam diskusi panel Kosgoro bertajuk "Memperkokoh Soliditas untuk Mencari Solusi Terbaik Guna Penyelamatan Partai Golkar" di Sleman, Yogyakarta, Minggu (26/11/2017).

"Hari ini kan budaya kaderisasi sudah mulai hilang. Tiba-tiba ada sekumpulan nama yang tidak dikenal secara institusi dari mana dan aktifis mana, tahu-tahu menjadi pengurus," katanya seperti dikutip BeritaBandung, Senin (27/11/2017).

Presiden Joko Widodo, imbuh Dedi, telah memberikan contoh perkaderan yang baik dalam Kabinet Kerja yang dia susun. Cara ini, kata dia, dapat ditiru oleh DPP Partai Golkar ketika menyusun kepengurusan baru hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub), Desember mendatang.

"Pak Presiden sudah memberikan contoh kepada kita dan posisi Partai Golkar secara tegas mendukung beliau, maka saya pikir pola rekrutment itu harus dilakukan juga oleh Partai Golkar terutama saat menyusun pengurus hasil Munaslub nanti," katanya menambahkan.

Permintaan Dedi, rupanya bukan tanpa alasan. Ia menekankan, aspek profesionalisme, kapabilitas dan kualitas seorang kader yang masuk dalam kepengurusan partai menjadi penting dalam rangka mewujudkan harapan Partai Golkar ke depan untuk melakukan pembenahan di berbagai sektor.

"Kalau istilah perguruan tingginya mungkin harus terakreditasi. Jadi siapapun nanti yang memberikan rekomendasi untuk menjadi pengurus Partai Golkar harus mampu mempertanggungjawabkan profesionalisme, kapasitas dan kapabilitas dia sebagai kader Golkar," ujarnya.

Dalam acara yang sama, Dewan Penasehat MKGR Kosgoro, Gandung Pardiman mengatakan bahwa Munaslub merupakan momentum perubahan partai menuju situasi dan kondisi yang lebih baik. Ia menegaskan Munaslub tidak bisa lagi ditunda apalagi ditawar untuk tidak dilakukan.

"Kami kader dari daerah mendorong agar kondisi Partai Golkar menjadi lebih baik lagi. Makanya, Munaslub itu sudah tidak bisa ditawar-tawar," tegasnya. (*)

 


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com