BERITABANDUNG


  • 04 Desember 2017 | 21:36 WIB

10 Ribu Sertifikat Tanah di Berikan ke Warga di Kabupaten Bandung

Editor: Yatti Chahyati


 10 Ribu Sertifikat Tanah di Berikan ke Warga di Kabupaten Bandung
PRESIDEN RI - i Presiden RI Joko Widodo dalam pemberian 10 ribu sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat se-Kabupaten Bandung. (ist)

KAB BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mendampingi Presiden RI Joko Widodo dalam pemberian 10 ribu sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat se-Kabupaten Bandung, di Bale Rame Sabilulungan, Desa Pamekaran, Soreang, Senin (04/12/2017).

"Ini (sertifikat) adalah tanda atas hak tanah yang kita miliki, kalau sudah pegang sertifikat ini enak semuanya," kata Jokowi.

Di Kabupaten Bandung total terdapat 1,6 Juta bidang tanah tetapi yang bersertifikat saat ini baru 400 ribu bidang tanah. Presiden Jokowi menargetkan seluruh bidang tanah di Kabupaten Bandung tersertifikasi semuanya maksimal tahun 2025.

"Berarti disini ada 1,2 Juta bidang tanah yang belum tersertifikasi, tahun 2025 disini harus rampung semuanya," ujar Jokowi

Selama tahun 2017, sebanyak 5 Juta sertifikat tanah telah dikeluarkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang melalui Badan Pertanahan Nasional. Angka tersebut ditargetkan naik menjadi 7 Juta sertfikat tanah dikeluarkan di tahun 2018 dan 9 Juta di tahun 2019.

"Saya sudah perintahkan Menteri ATR tahun depan 7 Juta sertifikat harus keluar, tahun depannya lagi 9 Juta, bagaimanapun rakyat harus dilayani, harus pegang sertifikat," kata Jokowi.

Menteri ATR/ BPN Sofyan Djalil menuturkan, penyerahan sertifikat tanah untuk masyarakat di Kabupaten Bandung ini merupakan lokasi ke 47 sejak pertama kali sertifikat diserahkan oleh Presiden Jokowi pada 10 Oktober 2016 lalu di Yogkakarta.

"Jumlah sertifikat yang sudah diserahkan Presiden sampai saat ini sebanyak 206.016 bidang," tuturnya.

Sofyan Djalil merincikan di Kabupaten Bandung perkiraan jumlah bidang tanah eksisiting saat ini mencapai 1.633.015. Sementara bidang tanah yang sudah terdaftar sebanyak 395.667 (24,23%) dan yang belum terdaftar sebanyak 1.237.348 (75,77%). Realisasi penerbitan sertifikat tanah sampai saat ini sudah mencapai 15.593 bidang tanah dari target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2017 sebanyak 16.000.

Sementara, jumlah bidang tanah di seluruh Jawa Barat mencapai 19.852.152. Bidang tanah yang sudah terdaftar mencapai 6.527.635 (32,88%). Sisanya sebanyak 13.324.517 (67,12%) bidang tanah belum terdaftar.

"Target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Jabar tahun 2017 ini yaitu 594.500 dan realisasi penerbitan sertifikat sampai saat ini sudah mencapai 311.791," ujar Sofyan Djalil.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dalam kesempatan itu mengungkapkan, semakin banyaknya dikeluarkan sertifikat hak atas tanah akan berpengaruh terhadap kepastian hukum atas aset tanah baik bagi masyarakat, pemerintah dan dunia usaha. Sebaliknya tanah yang belum terlegalisasi akan rentan terhadap terjadinya sengketa dan konflik tanah.

"Ini dalam rangka tertib administrasi pertanahan dan jaminan kepastian hukum hak atas tanah," ungkap Aher.

Aher berharap, pasca penerbitan sertifikat ada koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan termasuk industri jasa keuangan dalam program pemberdayaan masyarakat untuk memberikan pembinaan dan fasilitasi kepada penerima sertifikat.

"Terima kasih kepada jajaran Kanwil BPN dan kantor BPN Kabupaten/ Kota yang telah melakukan percepatan pensertifikasian tanah melalui program strategis nasional ini di Jawa Barat," kata Aher. (*)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com