BERITABANDUNG


  • 06 Desember 2017 | 15:28 WIB

11 Desember Nanti Jabar-DKI-Banten Serempak Imunisasi Difteri

Editor: Yatti Chahyati


 11 Desember Nanti Jabar-DKI-Banten Serempak Imunisasi Difteri
IMUNISASI - ilustrasi

JAKARTA, BERITABANDUNG.COM -- Pemerintah berencana melaksanakan imunisasi tetanus difteri (TD) secara serempak di Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten pada 11 Desember untuk mengatasi kejadian luar biasa penyakit difteri yang terjadi di 95 kabupaten-kota sepanjang 2017.

"Kita akan lakukan dalam waktu dekat, yaitu Senin 11 Desember 2017 serentak di 12 kabupaten-kota, cakupannya seluruh kabupaten-kota dari tiga provinsi," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Muhammad Subuh dalam konferensi pers di kantor Kementerian Kesehatan, Rabu.

Imunisasi untuk mengatasi kejadian luar biasa (Outbreak Response Immunization/ORI) akan dilaksanakan di Kota Jakarta Barat, Kota Jakarta Utara, Purwakarta, Karawang, Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, Tangerang, Serang, Kota Tangerang, Kota Serang, dan Kota Tangerang Selatan.

Dalam imunisasi itu, vaksin TD yang diberikan kepada anak usia satu tahun dengan perluasan pada anak-anak berusia di bawah 19 tahun. "Artinya sampai usia SMA kita lakukan outbreak response immunization," kata Subuh.

ORI akan dilakukan sebanyak tiga kali dengan skema 016, di mana imunisasi yang dilakukan pada 11 Desember akan disusul dengan vaksinasi satu bulan setelahnya (11 Januari 2018), dan vaksinasi sekali lagi enam bulan setelahnya dalam waktu delapan bulan.

Subuh menjelaskan ORI dilaksanakan di Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten karena kejadian luar biasa difteri terberat terjadi di ketiga wilayah tersebut setelah Provinsi Jawa Timur, yang sudah berinisiatif melaksanakan imunisasi tanpa menunggu instruksi dari pemerintah pusat.

Pemerintah pusat menyiapkan seluruh vaksin untuk imunisasi TD di Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten. Biaya operasional untuk kegiatan itu ditanggung oleh pemerintah daerah.

Menurut data Kementerian Kesehatan, 593 kasus difteri ditemukan di 95 kabupaten-kota dalam 20 provinsi sejak Januari hingga November 2017. Dari seluruh kasus tersebut, ada 32 kasus yang berujung kematian, yang menjadikan tingkat kematian mencapai 54 persen.(antara)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com