BERITABANDUNG


  • 07 Desember 2017 | 09:12 WIB

Konferensi Internasional Data dan Sains Informasi Kembali Digelar di Tel U

Editor: Yatti Chahyati


 Konferensi Internasional Data dan Sains Informasi Kembali Digelar di Tel U
PENDIDIKAN - Para peneliti dari berbagai negara untuk mendiskusikan perkembangan riset Data and Information Science, dalam gelaran International Conference on Data and Information Science (ICoDIS) 2017 di Tel U. (ist)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Dalam mewujudkan universitas berbasis teknologi dan entrepreneurship, Universitas Telkom secara konsisten selenggarakan diseminasi hasil penelitian, kali ini berhasil mempertemukan para peneliti dari berbagai negara untuk mendiskusikan perkembangan riset Data and Information Science, dalam gelaran International Conference on Data and Information Science (ICoDIS) 2017.

ICoDIS 2017 merupakan kegiatan ilmiah berskala internasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Informatika Universitas Telkom. Konferensi ini merupakan ajang pertemuan internasional antara akademisi dan peneliti di bidang Data Secience. Ketua panitia, Profesor Adiwijaya menyebutkan bahwa dewasa ini, Data Science mejadi tren teknologi yang begitu diminati karena pertumbuhan data yang begitu besar di era perangkat mobile seperti sekarang ini membutuhkan solusi pengolahan data yang tepat.

“Kontribusi kami untuk bangsa fokus pada penguatan teknologi, sesuai dengan visi dan misi universitas, ICoDIS 2017 berhasil pertemukan banyak inovasi berbasis riset. Tujuan utamanya menemukan formula teknologi digital, untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat” terangnya, dalam keterangan persnya kepada Berita Bandung, Kamis(7/12/2017).

ICoDIS 2017 dilaksanakan pada tanggal 5-6 Desember 2017 di Auditorium Universitas Telkom dengan menghadirkan 6 pembicara kunci yang kompeten di bidangnya yaitu Profesor Toru Ishida dari Kyoto University, Profesor Naomie Salim dan A.P Dr Norma Binti Alias dari Universiti Teknologi Malaysia, Dr. Luepol Pipanmaekaporn dari King Mongkut's University of Technology, Dr. Eng. Khoirul Anwar dan Dr. Moch Arif Bijaksana dari Telkom University.

Profesor Toru Ishida dari Kyoto University memaparkan mengenai The Language Grid for Supporting Intercultural Collaboration. Dalam paparannya, Profesor Toru mengajukan konsep kolaborasi interkultural di mana partisipan yang berasal dari beragam kebudayaan dan bahasa sama-sama berkontribusi untuk mencapai satu tujuan global. Dikarenakan kolaborasi interkultural ini dilakukan  untuk data yang cukup langka, diperlukan eksperimen yang paralel pada dunia nyata dan laboratorium. Salah satu kolaborasinya adalah membangun software open source berbasis penerjemahan oleh mesin.

Sementara itu, Profesor Naomie Salim dari Universiti  Teknologi Malaysia mempresentasikan mengenai metode data mining untuk mendukung proses desain dan pengembangan obat dengan bantuan komputer. Dilanjutkan dengan paparan Dr. Eng. Khoirul Anwar menyampaikan topik berjudul Challenges on 5G Massive Internet of Things: Behavior Analysis from Graph. Terinspirasi dari perkembangan terkini mengenai Coding Theory, Dr. Eng. Khoirul Anwar menyampaikan mengenai sebuah metode untuk memecahkan masalah multiple access yang melibatkan perangkat IoT dalam jumlah yang belum bisa diselesaikan oleh  teknologi yang ada saat ini. Lebih jauh, Dr. Eng. Khoirul Anwar juga mengulas beberapa skema coding dasar yang memunginkan bisa digunakan untuk membantu masifnya akses wireless di masa depan.

Tiga pembicara berikutnya berbicara bersama mengenai data science, dengan topik "Multi-Class Learning Stategies for Large-Scale  Classficiation", "Complex Model, Sequential immigrants, Big Data Generation, Large  Sparse Simulation  And High-performance Computing Platform for 4iR Applications" dan "Text Analysis for Al Qur’an to Help Us Understand It Better". Selain itu, ada juga presentasi makalah hasil penelitian yang disajikan dalam sesi paralel. Makalah yang submit ke ICoDIS mencapai 86 buah paper. Dan hanya diterima sebanyak 59 paper, artinya acceptance rate nya 68%. Pemakalah afiliasinya berasal dari 7 negara, yakni: Indonesia, Malaysia, Thailand, India, Inggris, Japan dan Perancis. (*)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com