BERITABANDUNG


  • 16 Desember 2017 | 08:35 WIB

Gempa Susulan Kembali Terasa di Kab Bandung

Editor: Yatti Chahyati


 Gempa Susulan Kembali Terasa di Kab Bandung
GEMPA - Informasi gempa Kab Bandung melalui twitter BMKG

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Gempa susulan kembali terasa oleh warga Kabupaten Bandung, dari informasi BMKG gempa susulan yang terasa pagi tadi berpusat di 129KM Barat Daya Garut, Jawa Barat kedalaman 10 KM dengan kekuatan 5,7SR, namun tidak berpotensi sunami.

“Masyarakat dihimbau tetap tenang. Hingga saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi belum dapat memprediksi gempa secara pasti. Oleh karena itu selalu tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Gempabumi dapat terjadi setiap saat di daerah-daerah yang rawan gempa. Saat terjadi gempa segera keluar dari rumah dan bangunan, dan berlindung di tempat yang aman,” harap, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Sebelumnya, gempa dengan kekuatan 6,9 SR dengam pusat gempa 11 km barat daya Kab Tasikmalaya pada kedalaman 107 km pada Jumát, 15 Desember 2017 Pkl. 23.47.57 WIB.

Sutopo memaparkan gempa bumi terjadi di Prov. Jabar, Prov. DIY dan Prov Jateng.

“Dari laporan terdapat rumah ambruk di daerah Tasikmalaya Selatan, kec. Cikalong dan kec. Tibalong. Selain itu, peringatan dini tsunami di aktifkan di Jabar, DIY dan Jateng akibat gempa Mag:7.3SR, “ paparnya.

Dari data BMKG disebutkan jika gema terjadi pada tanggal 15-Dec-17, pukul 23:47:57WIB, Lok:8.03LS,108.04BT,Kdlmn:105Km::BMKG dengan kekuatan Mag:7.3SR. Pemutakhiran Peringatan Dini Tsunami di JABAR,JATENG,DIY, Gempa Mag:6.9SR, 15-Dec-17 23:47:58WIB, Lok:7.75LS,108.11BT,Kdlmn:107Km::BMKG

“Gempa dirasakan kencang/kuat 5-10 detik di Prov. Jawa Barat, masyaraklat panik keluar rumah. Untuk Prov. DIY, gempa dirasakan kencang atau kuat 20-30 detik, masyarakat panik namun tidak keluar rumah dan menghubungi pihak BPBD, di Kab. Batul gempa dirasakan kencang 5 -30 detik, masyarakat panik dan keluar rumah hingga saat ini belum ada laporan dampak. Sedangkan di Prov. Jawa Tengah, gempa dirasakan sedang selama 10 detik, masyarakat panik dan keluar rumah,” paparnya. (tie)

 


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com