BERITABANDUNG


  • 20 Desember 2017 | 15:20 WIB

Ada Bocah Meninggal karena Difteri di RSHS

Editor: Yatti Chahyati


 Ada Bocah Meninggal karena Difteri di RSHS
KESEHATAN - ilustrasi

BANDUNG, BERITABANDUNG -- Komisioner bidang kesehatan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Sitti Hikmawatty menyatakan prihatin dengan meninggalnya anak laki-laki 15 tahun di Bandung, Jawa Barat, akibat penyakit difteri.

Pasien asal Sukabumi yang meninggal di Rumah Sakit Hasan Bandung itu sempat mendapatkan diagnosis syok sepsis (cold shock) dan Tonsilofaringitis Difteri. Dia juga mendapat penanganan tracheostomy untuk mengatasi kesulitan bernapasnya tapi tidak kunjung mendapatkan serum anti-Difteri (ADS) yang langka dan berujung pada kematiannya di ruang gawat darurat.

"KPAI berharap agar kejadian Kejadian Luar Biasa (KLB) saat ini menjadi pintu evaluasi terhadap pelayanan kesehatan yang telah berlangsung," kata Sitti kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

Menurut informasi yang diterimanya dari Direktur Surveillance dan Karantina Kemenkes RI, pekan ini terjadi pergerakan kenaikan kembali kasus difteri sehingga perlu upaya yang lebih giat lagi dari semua pihak.

Dia mengatakan setiap kejadian luar biasa harus disikapi dengan arif lantaran sifatnya yang mewabah dan bukan kejadian biasa.

"Seharusnya tidak boleh ada kesulitan apalagi sampai ada kelangkaan ADS. Jika di RS besar sekelas RS Hasan Sadikin saja bisa sulit mendapatkan ADS, bagaimana dengan pengadaan di RS lain?," kata dia.

Sitti mendorong agar setiap pihak terutama pemerintah dan masyarakat untuk menggiatkan vaksinasi difteri sehingga tidak terjadi wabah yang membahayakan banyak jiwa.

Upaya-upaya antisipasi, kata dia, perlu dilakukan secara optimal dan vaksinasi menjadi keniscayaan. Kalau ada kegagalan vaksin sekian persen saja, dampaknya bisa terjadi wabah kejadian luar biasa.

"Seharusnya kita berupaya keras agar nilai kegagalan itu semakin kecil, bukan malah jadi menolak vaksin. Saya kira ini pemahaman yang keliru," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan KPAI akan melakukan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk bersama-sama mencari solusi-solusi terbaik.

Dia mengatakan banyak pihak juga bisa turut berperan mencegah terjadinya wabah Difteri seperti dari kalangan kelompok masyarakat, sivitas akademika dan dunia usaha.

Setiap pihak, kata dia, dapat tergerak untuk ikut berkontribusi dalam mengatasi masalah KLB Difteri. KPAI juga mencoba memediasikan persoalan itu dengan aparat terkait dalam hal ini Kementerian Kesehatan.

"Semua niat baik masyarakat ini perlu diapresiasi, tapi kita juga harus tahu bahwa komandan bidang kesehatan adanya di Kemenkes, jadi kita hormati itu. Penanganan yang terkoordinasi dengan baik, akan mempercepat penanganan kasus KLB yang terjadi," katanya. (antara)


Label: #


Berita Terkait

  • Kota Bandung
    11 Januari 2018 | 13:29 WIB

    Tes Kesehatan Pilgub, Paslon Dua DM Berpuasa

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi secara bersamaan melaksanakan ibadah puasa saat melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Hasan ...

  • Kota Bandung
    11 Januari 2018 | 13:23 WIB

    PDAM Tirtawening Kota Bandung akan Bangun Jaringan Distribusi Utama di Perbatasan

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum Tritawening Kota Bandung akan memulai ‎membangun Jaringan Distribusi Utama (JDU) untuk menambah pelayanan di kawasan perbatasan Kota Bandung dengan Kabupaten Bandung bagian selatan. ...

  • Kota Bandung
    23 Desember 2017 | 07:31 WIB

    Taman di Bandung Dilarang Digunakan Rayakan Tahun Baru

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Jika biasanya warga Bandung menggunakan Taman –taman di Bandung untuk perayaan Tahun Baru, tahun ini Pemkot Bandung akan melakukan pelarangan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman ...

  • Kota Bandung
    28 November 2017 | 09:02 WIB

    Bandung Raih Pengahragaan Anugerah Swasti Saba Wistara

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Menteri Kesehatan Republik Indonesia menganugerahkan penghargaan Anugerah Swasti Saba Wistara 2017 kepada Pemerintah Kota Bandung. Penghargaan itu atas keberhasilannya menyelenggarakan kota sehat. Penghargaan Anugerah Swasti Saba Wistara tersebut ...

  • Kota Bandung
    09 Desember 2017 | 22:00 WIB

    Kimia Farma Buka Apotek Baru di Lengkong Bandung

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- PT Kimia Farma kembali mengembangkan sayap bisnisnya dengan membuka apotek baru di Jln. Lengkong Besar, Kota Bandung. Peresmian apotek diisi sejumlah kegiatan pengobatan gratis, Sabtu (9/12/2017). Kepada wartawan, ...


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com