BERITABANDUNG


  • 29 Desember 2017 | 23:13 WIB

Anggap Masih Pandang Bulu, Massa Demo PN di Kejati

Editor: Yatti Chahyati


 Anggap Masih Pandang Bulu, Massa Demo PN di Kejati
AKSI - puluhan orang menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri (PN) Bandung dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, Jln. L.L.R.E Martadinata, (BERITABANDUNG)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM --  Dianggap hukum masih berpihak dan pandang bulu, puluhan orang menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri (PN) Bandung dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, Jln. L.L.R.E Martadinata, Jumat (29/12/2017). Mereka mendesak aparat untuk tidak pandang bulu dalam penegakan hukum.

Kordinator aksi, Sandi menyatakan, pihaknya datang untuk menyampaikan aspirasi mengenai kasus hukum yang perlu diluruskan. "Kami ini sifatnya hanya kontrol sosial saja. Ada perkara yang jelas-jelas sudah diputuskan MA (mahkamah agung,red) tapi terlihat seperti ada pembiaran. Terpidana dalam perkara itu hingga saat ini tidak dieksekusi," tutur Sandi usai aksi.

Massa aksi membawa beberapa poster bertuliskan agar hukum berpihak, salah satu yang menjadi sorotan yakni perkara kasus penipuan dengan terpidana Joy Hesa. Oleh MA, Joy Hesa divonis bersalah dan dijatuhi hukuman 1 tahun. Namun hingga saat ini, eksekusi terhadap Joy Hesa tak juga dilakukan.

"Kami mengamati kasus ini dan merasa miris. Kenapa hukum itu seakan tumpul ke atas, tapi tajam ke bawah. Kenapa sampai saat ini terpidana tidak juga ditahan oleh jaksa. Kami mendesak agar jangan sampai ada diskriminasi hukum. Tegakkan hukum sesuai aturan yang ada," tutur Sandi.

Saat berunjukrasa di PN Bandung, massa diterima untuk melakukan audiensi dengan perwakilan PN Bandung, Wasdi Permana. Dalam pertemuan, Wasdi menyebut kewenangan eksekusi ada di tangan jaksa. Meski begitu, ia akan menyampaikan aspirasi dari massa kepada Ketua PN Bandung.

Menanggapi aksi dari massa yang meminta agar kliennya segera ditahan, pengacara Joy Hesa, Samsul menyatakan pihaknya tak bisa menghalangi. Akan tetapi, Samsul mengklaim pihaknya sudah mengajukan permohonan penangguhan penahanan kepada pihak kejaksaan.

"Pa Joy sedang sakit. Sebenarnya kami juga sudah mengajukan permohonan kepada pihak kejaksaan agar menunda dulu eksekusi. Sudah kami sampaikan, dan kami mohon mempertimbangkan sisi kemanusiaan," kata Samsul saat dikonfirmasi.

Ia juga menyatakan, kliennya sudah melakukan kesepakatan damai dengan pihak pelapor. Bahkan hutang kleinnya juga sudah dibayar. "Itu kasus 'kan sudah ada perdamaiannya. Bahkan ada pernyataan (pelapor) tidak keberatan," tutup Samsul.

Kasus yang menjerat Joy Hesa bermula saat warga Setraduta Bandung itu datang menemui Wikanta Wirja untuk minta bantuan pelunasan hutang terdakwa kepada PT BPR Gunadhana Mitrasembada sebesar 1.290.720.000. Atas bujukan terdakwa, pada tanggal 8 Agustus 2007 Wikanta Wirja menyerahkan uang kepada terdakwa dengan cara melakukan pelunasan hutang terdakwa kepada PT. BPR Gunadhana Mitrasembada.

Atas perbuatan terdakwa, Wikanta Wirja mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp. 1.290.720.000 dan terdakwa didakwa pasal 378 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

Hakim Pengadilan Negeri Bandung membebaskan terdakwa, namun jaksa melakukan upaya kasasi, dan hakim MA memvonis 1 tahun penjara. Terpidana Joy kemudian mengajukan peninjauan kembali (PK). (*/tie)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com