BERITABANDUNG


  • 02 Januari 2018 | 22:43 WIB

Guru Honor Diatas 60 Tahun Bakal Protes Ke Wali Kota Bandung Ini Penyebabnya

Editor: Yatti Chahyati


 Guru Honor Diatas 60 Tahun Bakal Protes Ke Wali Kota Bandung Ini Penyebabnya
PENDIDIKAN - ilustrasi

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Guru honorer yang masing mengajar di usia 60 Tahun menegaskan mereka akan melakukan protes kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, karena dianggap sudah diintimidasi.

Perwakilan guru honorer usia 60 tahun Turiman Sudardjo, menegaskan guru –guru honorer di usianya sudah diintimidasi karena dicoret dari daftar penerima hibah.

“Saya sudah sampaikan keberatan ini ke FAGI (Forum Aspirasi Guru Independen) agar membantu kami menyuarakanhak kami, dan kami akan melayangkan surat keberatan kami ke Disdik Kota Bandung bahkan kami akan melayangkan protes ini ke Wali Kota Bandung Ridwan Kamil karena ini demi keadilan sosial,” tegasnya, kepada BeritaBandung, Selasa (2/1/2018).

Ia menyebutkan tidak setuju dengan adanya batasan usia penerima dana hibah Kota Bandung, dengan dasar.

Pertama, pembagian dana itu tidak ada dasar hukum nya yg kuat (Perwal,pergub,PP,Permen dll). Kedua, Kami memohon agar pembagian dana hibah untuk guru honorer berdasarkan keadilan (keadilan sosial) bukan berdasarkankesepakatan sepihak tanpa melalui tahapan termasuk Sosialisasi, jadi perlu disosialisasikan dulu minimal melalui wadah kami BMPS.  

“Ketiga pembagian dana hibah berdasarkan usia itu tidak tepat karena dilapangan yang terjadi untuk sekolah swasta ada yang menghonor baru 4 bln mendapat dana hibah, tapi tidak sedikit di lapangan mereka menghonor lebih dari 40 th malah ga dapat, manakala mereka betul masih aktip dan tercatat sebag guru honorer, sedangkan judul dana itu adalah "Dana Hibah Untuk Guru Honorer"”, tegasnya.

Selain itu dijelaskannya alasan ketidak sejtujuannya itu dikarena pembagian dana hibah ini dilaksanakan dan ditangani PGRI dengan mengambil langkah dari kesepakatan sepihak, “Kesepakatan yang dipakai seharusnya  kesepakatan bersama termasuk pihak swasta dan setelah itu disosialisadikan sebelum mengambil kebijakan, tidak sembrono dan ngawur,” kata guru di salah satu sekolah swasta ini.

Oleh karena itu sebagian guru honorer khususnya yang berusia diatas 60 Tahun dan di sekolah swasta tidak setuju dengan keputusan – keputusan sepihak apalagi dana hibah saat ini sangat bernuansa politik.

“Kami memohon jangn dulu dana itu dibagikan sebelum masalahnya tuntas,” harapnya. (tie)


Label: #


Berita Terkait

  • Pendidikan
    06 Januari 2018 | 07:08 WIB

    702 Sekolah di Jabar Raih Akreditasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) memberikan sertifikat akreditasi kepada 702 sekolah setingkat SMA/SMK/MA di seluruh Jawa Barat. Aher mengatakan dirinya ingin Jawa Barat tidak hanya memiliki ...

  • Pendidikan
    03 Januari 2018 | 19:46 WIB

    SMAN 9 Kota Bandung Kini Miliki Enam RKB

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) berkesempatan untuk meresmikan Ruang Kelas Baru (RKB) dan Rehabilitasi Ruang Kelas SMAN 9 Kota Bandung di kampus SMA Negeri 9 Kota ...

  • Pendidikan
    28 Desember 2017 | 20:07 WIB

    Jika Berkoalisi Duo DM Berpeluang Besar di Pilgub Jabar

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof Karim Suryadi mengatakan Duo DM atau Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi berpeluang besar untuk menjadi pasangan calon kepala ...

  • Pendidikan
    27 Desember 2017 | 22:49 WIB

    PGRI Sebut Pencairan Dana Hibah Guru Honorer Kota Bandung Minggu Ini

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bandung, Maman Suleman menyebutkan pencairan dana hibah honorer Kota Bandung akan dilaksanakan akhir tahun 2017 ini, atau minggu ini. Hal itu ...

  • Pendidikan
    27 Desember 2017 | 10:38 WIB

    Tutup Tahun 2017, Fagi Beri Rapor Merah Pendidikan Kota Bandung

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Forum Aksi Guru Indonesia  (FAGI) pada akhir tahun 2017  ini memberikan Rapor Merah kepada Pemerintah kota Bandung khususnya dalam Ketidak mampuan pengelolaan Guru Honorer di Kota Bandung. Ketua ...


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com