BERITABANDUNG


  • 08 Januari 2018 | 12:29 WIB

Pembuat Video Porno Anak yang Viral di Bandung Jual ke Orang Rusia

Editor: Yatti Chahyati


 Pembuat Video Porno Anak yang Viral di Bandung Jual ke Orang Rusia
VIDEO MESUM - Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Bandung saat gelar perkara kasus tersebut Senin (8/12/2018). (ist)

BANDUNG, BERITABANDUNG. COM -- Video porno anak yang viral di Bandung beberapa waktu lalu diindikasi dijual ke jaringan internasional.

Hal itu diungkapkan Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Bandung saat gelar perkara kasus tersebut Senin (8/12/2018).

“Dari pengakuan sutradara pembuatan video yaitu F ia mendapatkan imbalan senilai Rp 31 juta atas pembuatan video yang melibatkan tiga orang anak laki - laki  dibawah umur. Bahkan F berhubungan dengan seorang anggota dalam kelompok grup Facebook bernama Fike yaitu R yang berasal dari Rusia, dia yang memesan dan memberikan imbalan atas video tersebut,” ujarnya.

Uang yang diterima F kemudian diberikan kepada para pelaku yang berperan sebagai pemeran video., namun dari pengakuan para tersangka kisaran jumlah yang diberikan berbeda - beda untuk APR dan IM juga SR serta H mendapatkan uang masing - masing senilai Rp 1,5 Juta.

"Untuk tiga orang korban anak laki - laki ini mendapatkan uang senilai Rp 200 - 300 ribu sedangkan ibu kandungnya  yaitu S senilai Rp 500 ribu," ungkapnya.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan identifikasi siapa pemesan video tersebut pasalnya seluruh data telah dihapus oleh pelaku. Namun, dalam hal ini Polda Jabar, terus melakukan pengembangan.

"Selanjutnya Polda dan Bareskrim, akan mengungkap siapa yang membuat apakah memang dari luar negeri atau dari mana. Ada dua orang yaitu R dari Rusia, sedangkan N dari Kanada," tuturnya.

Gung menambahkan para pelaku melakukan hal itu didasari oleh faktor ekonomi, sayangnya dalam video tersebut ibu dari ketiga anak tersebut yaitu S dan H yang membiarkan bahkan menyerahkan anaknya untuk ikut dalam adegan video porno tersebut.

"Mereka (korban), masih memiliki keluarga tapi ibu kandungnya membiarkan hal ini terjadi oleh sebab itu kedua ibu kandung anak ini kita amankan juga. Untuk korban kita agar mereka bebas dari trauma kita berikan trauma healling. Kalau yang sekolah biar kembali ke sekolah. ketiga korban ini, ada dua orang yang putus sekolah," pungkasnya.

Sebelumnya, Polda Jabar berhasil menangkap enam orang pelaku pembuatan video porno yang melibatkan tiga anak laki - laki dibawah umur. (tie)

 


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com