BERITABANDUNG


  • 12 Januari 2018 | 12:19 WIB

Target Seratus Ribu Wirausaha Sudah Terlampaui

Editor: Yatti Chahyati


 Target Seratus Ribu Wirausaha Sudah Terlampaui
EKONOMI - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Untuk menjadi daerah yang maju, secara teori paling tidak 4 (empat) persen penduduknya bergerak di bidang wirausaha.  Adagium itulah yang menginspirasi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan untuk memajukan Jawa Barat.

Ia mencanangkan dalam Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru pada 2014 lalu. Saat itu, di Jawa Barat, baru ada 2 (dua) persen wirausahawan dari total jumlah penduduk.

Seperti dalam siaran persnya, targetnya, sesuai Pergub Jabar No 58 Tahun 2014 tentang Pedoman Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru, setiap tahun bisa dihasilkan 20.000 wirausaha baru. Dengan demikian, diharapkan pada 2018 jumlah 100.000 bisa tercapai. Pergub ini kemudian diubah dengan Pergub No 79 Tahun 2015 untuk lebih memberikan jaminan dan kepastian eksistensi masyarakat dalam mengembangkan wirausaha baru.

Nyatanya, hingga akhir tahun 2017, capaian jumlah wirausaha baru tersebut sudah melampaui target. Berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat hingga 2017, tercatat 129.191 wirausaha baru di Jabar. Jumlah pengusaha baru ini terdata lengkap sesuai nama, alamat, dan jenis usahanya. Jumlah itu dipastikan bertambah karena tahun pendaftaran peserta program ini di tahun 2018 baru dimulai.

“Kita terus mengajak insan muda yang kreatif dan inovatif untuk bergabung menjadi wirausahawan di Jawa Barat dalam Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru ini. Anak muda, jangan takut jadi orang kaya. Hadirkan dua sifat dalam satu sosok, kaya dan taqwa. Karena tidak ada pertentangan antara ketaqwaan dengan kekayaan dalam agama,” ujar Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dengan bersemangat.

Menurut pria lulusan magister ekonomi pertanian dari Institut Pertanian Bogor ini, program Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru ini akan menghantarkan mimpi dan cita-cita insan muda di Jabar untuk menjadi wirausaha andal, produktif, dan professional. “Karena dalam program tersebut, kita adakan proses pelatihan, magang, dan mentoring pendampingan usaha,” tambah Kang Aher, panggilan Ahmad Heryawan ini.

Para peminat tidak perlu ribet untuk mendaftar, cukup daftar secara online di laman www.wirausahabarujabar.net . Pendaftaran dibuka 1 Januari -1 Februari 2018. Setelah itu, calon yang lolos verifikasi kelengkapan administrasi akan diumumkan di laman yang sama untuk selanjutnya mengikuti test secara online pada 7 Februari 2018. Test akan dilakukan 14-16 Februari 2018.

Pengumuman lolos test online untuk mengikuti wawancara diumumkan pada 20 Februari 2018. Sedangkan wawancara dilakukan pada 21-27 Februari 2018. Peserta yang lolos akan mengikuti pelatihan dan magang pada Maret s.d Desember 2018. Sedangkan pendampingan usaha pada Juni sd. Desember 2018.

“Melalui program Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru ini, target pertumbuhan jumlah pengusaha di Jabar menjadi 4 persen  insya Allah  bisa dicapai. Memang sulit untuk mengejar Singapura yang mencapai 8% pengusaha,” ujar Gubernur Jabar.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat, Dudi Sudrajat  mengungkapkan, setelah mendapat pelatihan, pemagangan, dan mentoring pendampingan usaha, para pelaku usaha yang baru dididik ini difasilitasi juga dalam hal pemasarannya. Secara offline disiapkan tempat di Pasar Ciroyom, dan secara online di beliaja.id.

 “Memang telah melampaui target, tapi kan ibaratnya kita ini baru menanam pohon.  Untuk terus tumbuh perlu perawatan. APBD yang kita punya hanya cukup untuk menanam. Karena itulah, Pak Gubernur mencanangkan Jabar Masagi. Istilah akademisnya  Pentahelix, perlu kerjasama akademisi, bisnis, community, government, dan media,” ujar Kepala Dinas KUMKM Provinsi Jabar Dudi Sudrajat.

Manfaat menjadi wirausaha baru ini dirasakan betul oleh para peserta. Menurut Hanna Rosalina dari Kabupaten Purwakarta, kegiatannya sangat bermanfaat. “Sebagai pemula di bidang fashion, pelatihan ini memberikan motivasi dan banyak ilmu yang dapat saya terapkan,” kata peserta pelatihan 2017 ini. (*)

 


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com