BERITABANDUNG


  • 15 Januari 2018 | 08:42 WIB

Semua Masyarakat Jabar Harus Bisa Akses Layanan Kesehatan

Editor: Yatti Chahyati


 Semua Masyarakat Jabar Harus Bisa Akses Layanan Kesehatan
PEMPROV JABAR - Ahmad Heryawan (Aher) meresmikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Brawijaya di Sawangan Kota Depok, Gubernur Jawa Barat. (ist)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Usai meresmikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Brawijaya di Sawangan Kota Depok, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) meminta semua layanan dan fasilitas rumah sakit bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat khususnya kalangan menengah kebawah.

Aher berharap, masyarakat tidak mampu untuk tak ragu berobat ke rumah sakit yang memiliki fasilitas memadai atau bertaraf internasional. Dengan menggunakan BPJS atau Kartu Indonesia Sehat (KIS) semua masyarakat bisa berobat ke rumah sakit manapun karena biaya pengobatannya sudah ditanggung oleh pemerintah.

"Silakan semua masyarakat manapun bisa berobat ke rumah sakit mana saja, biayanya sudah pemerintah tanggung dengan membawa kartu BPJS atau KIS," ujar Aher, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, apapun kategori rumah sakitnya dipastikan bisa melayani pasien ber-BPJS karena sudah menjadi aturan perundang-undangan yang tidak boleh dilanggar.

"Ini sudah aturan dan tidak mungkin dilanggar karena sudah menjadi aturan perundang-undangan, itu pasti, apapun jenis rumah sakitnya termasuk kategori menengah keatas harus melayani masyarakat tidak mampu," tegasnya.

Aher mengungkapkan, saat ini di Indonesia khususnya Jawa Barat banyak terdapat rumah sakit berkualitas bertaraf internasional. Untuk itu masyarakat agar memanfaatkan sebaik-baiknya tanpa harus berobat ke luar negeri. Dari data yang Ia miliki, lebih dari 5 Milyar Dollar AS devisa negara dihamburkan untuk biaya pengobatan ke luar negeri.

"Sampai sekarang Lebih dari 5 milyar dollar devisa dihamburkan untuk pengobatan ke luar negeri. Itu tidak perlu karena banyak dokter-dokter dan fasilitas berkualitas di Indonesia tidak kalah dengan Singapura, Malaysia Taiwan dan lainnya," ungkap Aher.

Seperi RSIA Brawijaya Depok yang memiliki fasilitas cukup lengkap. Menurutnya, sangat tepat rumah sakit tersebut berdiri di daerah Sawangan Depok, sebab daerah itu banyak dihuni oleh usia produktif terutama ibu dan anak. Di kawasan tersebut juga terjadi peningkatan pasangan muda yang cukup signifikan dibandingkan wilayah seputar ibu kota.

"Mudah-mudahan RSIA ini menambah energi bagi masyarakat Depok untuk semakin mampu meningkatkan derajat kesehatannya. RSIA sangat penting karena tumbuh kembang anak sangat menentukan masa depan bangsa," ucapnya.

"Insya Allah ini akan menjadi bagian dari cara pemerintah Depok untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakatnya," pungkas Aher. (*/tie)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com