BERITABANDUNG


  • 30 Januari 2018 | 09:14 WIB

2019 Pemprov Ingin Pencak Silat Goes Diakui Dunia Milik Jawa Barat

Editor: Yatti Chahyati


 2019 Pemprov Ingin Pencak Silat Goes Diakui Dunia Milik Jawa Barat
PEMPROV JABAR - Para pendekar memamerkan kebolehannya dalam Musyawarh Besar (Mubes) Masyarakat Pencak Silat Indonesia (Maspi) II. (ist)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (Demiz) membuka secara resmi helatan Musyawarh Besar (Mubes) Masyarakat Pencak Silat Indonesia (Maspi) II yang digelar di Hotel Prama Grand Preanger, Jl. Asia Afrika No. 81, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan ini, Demiz mengungkapkan pihaknya mempunyai misi besar untuk mengantarkan Pencak Silat sebagai Intangible Cultural World Heritage atau Warisan Budaya Dunia Tak Benda oleh Unesco (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Oragnization). Unesco adalah organisasi di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang khusus menangani persoalan pendidikan, keilmuan, budaya.

“Selain membawa Pencak Silat ke panggung Olimpiade, kita juga memiliki misi besar lainnya, yaitu membawa Pencak Silat goes to Unesco,” ungkap Demiz dalam sambutannya.

“Hal ini tidak kalah penting, karena Pencak Silat mengandung nilai-nilai luhur universal, seperti pertemanan, persaudaraan, perdamaian, etos kerja, keberanian, semangat berkompetisi, kebersamaan, harmoni, keindahan, dan penghambaan kepada Sang Pencipta, sehingga sangat layak untuk menjadi Warisan Budaya Tak Benda asal Indonesia,” lanjutnya.

Untuk itu, Pemprov Jawa Barat sangat mendukung upaya Masyarakat Pencak Silat Indonesia (Maspi) yang menargetkan Pencak Silat diakui Unesco sebagai Warisan Budaya Dunia Tak Benda pada 2019 mendatang.

“Menjadi tanggung jawab bersama untuk lebih meyakinkan Unesco dan publik internasional,   bahwa Pencak Silat ini benar-benar milik bangsa Indonesia, dan bangsa Indonesia pun layak memilikinya. Dengan sinergitas kita bersama, diharapkan pada tahun tahun 2019 Pencak Silat dapat ditetapkan menjadi Intangible Cultural World Heritag,” tutur Demiz.

“Ya, kita target 2019 (Pencak Silat diakui Unesco),” kata Edwin Senjaya, Ketua Dewan Pembina Maspi ditemui usai acara pembukaan Mubes II Maspi.

“Realistislah, juga jangan terlalu terburu-buru target tadi, sehingga nggak lengkap semua dokumen-dokumen yang diperlukan,” sahut Demiz dalam kesempatan yang sama.

Maspi terus berupaya mendorong Pencak Silat menjadi lebih membumi dan mendunia. Diantaranya melalui kegiatan Temu Pendekar Internasional yang telah digelar dua kali, hingga menampilkan sendra Pencak Silat yang merupakan pergelaran perdana di Markas Besar Unesco, sebagai dukungan nyata Maspi terhadap proses pengajuan Pencak Silat untuk menjadi Warisan Budaya Dunia Tak Benda asal Indonesia.

Lebih lanjut Demiz menjelaskan, Pencak Silat sebagai khasanah budaya tradisi yang multi-aspek, meliputi aspek seni budaya, beladiri, olahraga, dan mental spiritual. Inilah yang membedakan dan menjadi kelebihan Pencak Silat dari seni beladiri populer lainnya, terlebih lagi Pencak Silat memiliki berbagai aliran dengan keunikannya masing-masing.

“Pencak Silat ini medium untuk mencetak pendekar-pendekar. Dari segi mental spiritual, untuk olahraga, seni. Terus bagaimana sikap kependekaran mesti tumbuh. Ini karakter. Membela yang benar, yang lemah, jujur, itu kependekaran. Sebetulnya ini (Pencak Silat) sarana untuk membentuk karakter anak-anak muda bangsa ini ke depan,” papar Demiz.

Saat ini Pencak Silat tidak hanya dikenal di negara-negara rumpun Melayu atau Asia Tenggara, tapi juga telah merambah ke lima benua. Selain telah dipertandingkan pada berbagai kejuaraan dunia dan ajang multi-event internasional, seperti Sea Games, untuk pertama kalinya Pencak Silat juga akan menjadi cabang olahraga resmi Asian Games 2018, dimana Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah. Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat) sebagai organisasi dunia yang menaungi Pencak Silat, juga telah memiliki lebih dari 50 negara anggota, sehingga ke depan bukan mustahil Pencak Silat pun masuk dalam ajang Olimpiade.

Edwin Senjaya pun berharap ke depan Pencak Silat tidak hanya fokus pada empat aspek saja, yaitu seni budaya, mental spiritual, olahraga, dan prestasi. “Tapi juga bisa menjadi alat perjuangan untuk mengawal kedaulatan dan isu-isu kebangsaan ini, serta jalan dakwah,” tandas Edwin. (tie)


Label: #


Berita Terkait

  • Olahraga
    04 Februari 2018 | 19:51 WIB

    Delapan Besar Piala Presiden, Persija Menang 3-1 atas Mitra Kukar

    SOLO, BERITABANDUNG.COM -- Persija Jakarta sukses mengalahkan Mitra Kukar FC dengan skor 3-1 pada babak delapan besar Piala Presiden di Stadion Manahan Surakarta hari ini. Pada babak pertama tepatnya menit ke ...

  • Olahraga
    30 Januari 2018 | 09:24 WIB

    Mengaku Tak Fit, Tontowi/Liliyana Mundur dari India Terbuka 2018

    JAKARTA, BERITABANDUNG.COM -- Salah satu andalan bulu tangkis Indonesia PADA nomor ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dipastikan mundur dari turnamen level 4 (Super 500) India Terbuka 2018. "Semalam Tontowi sendiri yang ...

  • Olahraga
    15 Januari 2018 | 08:59 WIB

    Tak Terbendung, Barcelona Bekuk Sociedad 4-2

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Barcelona menunjukkan kelasnya sebagai klub raksasa Liga Spanyol dengan menundukkan Real Sociedad 4-2 pada pertandingan La Liga pekan ke-19 di Stadion Anoeta, Minggu waktu setempat atau Senin ...

  • Olahraga
    15 Januari 2018 | 08:56 WIB

    Taklukan City Pembuktian Liverpool Tanpa Coutinho

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Jurgen Klopp menyebut kemenangan Liverpool atas Manchester City dengan skor 4-3 merupakan sebuah "pernyataan besar" bahwa The Reds tetap perkasa kendati tidak diperkuat Philippe Coutinho yang hengkang ...

  • Olahraga
    07 Januari 2018 | 16:07 WIB

    Hadapi Islandia, Ini 22 Pemain Indonesia Selection

    JAKARTA, BERITABANDUNG.COM -- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Minggu, mengumumkan 22 pemain tim Indonesia Selection yang akan berhadapan dengan tim nasional Islandia Kamis pekan depan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, ...


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com