BERITABANDUNG


  • 30 Januari 2018 | 10:41 WIB

Seluruh Warga Indonesia Besok Bisa Lihat fenomena Gerhana Bulan Total

Editor: Yatti Chahyati


 Seluruh Warga Indonesia Besok Bisa Lihat fenomena Gerhana Bulan Total
GERHANA BULAN - ilustrasi (ist)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM --  Di tahun 2018 ini, gerhana bulan terjadi pada tanggal 31 Januari dan 28 Juli. Keduanya merupakan gerhana bulan total yang merupakan kejadian cukup langka.

“Namun dari kedua gerhana tersebut, hanya gerhana bulan di tanggal 31 Januari 2018 saja yang dapat teramati seluruhnya dari Indonesia. Pada gerhana bulan tanggal 28 Juli 2018, sebagian wilayah Indonesia timur tidak dapat menyaksikan keseluruhan gerhana,” tutur Kepala Obersvarium Bosscha ITB, Dr Premana W. Premadi, Selasa  (30/1/2018) dalam siaran persnya.

Menurut Permana dikarenakan tanggal 31 Januari 2018, bulan mulai memasuki bayangan umbra bumi pukul 18.48 wib. Bayangan hitam mulai muncul di permukaan bulan sehingga bulan purnama akan tampak berubah bentuk menjadi bulan setengah, bulan sabit, dan pada puncaknya bulan akan terlihat kemerahan (pukul 19.52 hingga 21.08 wib).

“Warna merah ini muncul karena cahaya matahari dihamburkan oleh debu dan molekul di atmosfer bumi. Warna biru akan terhamburkan lebih kuat, sedangkan warna merah dapat lolos melewati atmosfer bumi dan sampai ke permukaan bulan. Bulan pun tampak berwarna kemerahan. Sebagian orang jaman dahulu kemudian menyebut gerhana bulan total sebagai blood moon atau bulan merah-darah,” terangnya.

Sebenarnya warna bulan saat puncak gerhana tidak selalu sama. Bulan dapat berwarna merah-orange, merah bata, merah kecoklatan, hingga merah gelap. Perbedaan warna ini bergantung pada banyaknya kandungan uap air, polutan udara hasil pembakaran atau asap pabrik/kendaraan bermotor, debu, dan abu letusan gunung berapi. Bulan akan tampak semakin gelap seiring dengan makin banyaknya kandungan material tersebut.

Pada pukul 22.11 wib, bulan meninggalkan umbra bumi menuju bagian penumbra. Saat itu, bulan akan kembali terlihat sebagai purnama yang redup karena pengaruh bayangan penumbra bumi. Baru pada pukul 23.08 wib, bulan tidak lagi berada di dalam bayangan bumi dan gerhana bulan benar-benar berakhir. Bulan akan kembali tampak sebagai purnama yang terang.

Jika istilah blood moon berasal dari penampakan bulan yang kemerahan saat puncak gerhana, tidak demikian halnya dengan istilah blue moon. Blue moon tidak mengacu pada penampakan gerhana berwarna biru. Bulan dapat berwarna kebiruan jika atmosfer bumi dipenuhi debu/abu berukuran lebih dari 0,7 mikrometer yang dapat menghamburkan warna merah, seperti yang terjadi pasca letusan gunung Krakatau di tahun 1883 yang menyebabkan bulan menjadi kebiruan selama beberapa tahun. Namun belakangan ini, istilah blue moon lebih populer digunakan untuk menyebut bulan purnama kedua yang terjadi pada bulan yang sama.

Untuk diketahui, lamanya fase bulan dari satu purnama ke purnama berikutnya adalah 29,53 hari. Sedangkan lamanya bulan masehi bervariasi, mulai dari 28/29 hari di bulan Februari hingga 30 dan 31 hari di bulan lainnya. Sehingga dalam satu bulan, dapat terjadi dua kali purnama (kecuali di bulan Februari). Secara umum, sekitar 3% dari keseluruhan purnama terjadi saat blue moon.

Sedangkan istilah supermoon adalah penampakan bulan purnama yang sedikit lebih besar (hingga 14%) dan lebih terang (hingga 30%) ketimbang biasanya. Hal ini karena orbit bulan yang berupa elips sehingga jarak bumi-bulan tidak selalu sama. Jarak terjauh bulan dari bumi adalah 406.700 km sedangkan jarak terdekatnya adalah 356.400 km. Purnama yang terjadi saat bulan berada di titik terdekat disebut dengan supermoon, sedangkan purnama yang terjadi saat titik terjauhnya disebut dengan micromoon. Satu dari empat purnama merupakan supermoon, sehingga supermoon ini sebenarnya bukanlah kejadian langka.

Peristiwa gerhana bulan total pada tanggal 31 Januari 2018 disebut-sebut sebagai kejadian langka karena merupakan gerhana bulan total yang terjadi saat supermoon sekaligus bluemoon. Secara rata-rata, peristiwa ini hanya terjadi 0,042% dari keseluruhan purnama atau hanya sekali dalam 2380 kali purnama (satu kali dalam 192 tahun).

Sementara itu, Observatorium Bosscha melakukan kegiatan pengamatan dan penelitian untuk mengetahui kondisi atmosfer bumi secara kualitatif dan merekonstruksi spektrum atmosfer bumi sebagai model atmosfer planet layak huni di planet ekstrasolar (planet di luar tata surya). Kegiatan pengamatan dan penelitian ini tidak terbuka untuk masyarakat umum.

Observatorium Bosscha menghimbau masyarakat untuk menikmati momen gerhana ini dari tempat tinggal masing-masing atau bergabung dengan komunitas astronomi lain yang menyelenggarakan kegiatan pengamatan gerhana bersama. (tie)


Label: #


Berita Terkait

  • Pendidikan
    11 Februari 2018 | 05:13 WIB

    Aher Minta PTN di Indonesia Jadi Pengampu PTS

    PALEMBANG, BERITABANDUNG.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong agar semua lembaga pendidikan di Jawa Barat, termasuk perguruan tinggi mempunyai dan bisa menghasilkan sumber daya manusia berkualitas. Khususnya Perguruan Tinggi Swasta ...

  • Pendidikan
    06 Januari 2018 | 07:08 WIB

    702 Sekolah di Jabar Raih Akreditasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) memberikan sertifikat akreditasi kepada 702 sekolah setingkat SMA/SMK/MA di seluruh Jawa Barat. Aher mengatakan dirinya ingin Jawa Barat tidak hanya memiliki ...

  • Pendidikan
    03 Januari 2018 | 19:46 WIB

    SMAN 9 Kota Bandung Kini Miliki Enam RKB

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) berkesempatan untuk meresmikan Ruang Kelas Baru (RKB) dan Rehabilitasi Ruang Kelas SMAN 9 Kota Bandung di kampus SMA Negeri 9 Kota ...

  • Pendidikan
    02 Januari 2018 | 22:43 WIB

    Guru Honor Diatas 60 Tahun Bakal Protes Ke Wali Kota Bandung Ini Penyebabnya

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Guru honorer yang masing mengajar di usia 60 Tahun menegaskan mereka akan melakukan protes kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, karena dianggap sudah diintimidasi. Perwakilan guru honorer usia ...

  • Pendidikan
    28 Desember 2017 | 20:07 WIB

    Jika Berkoalisi Duo DM Berpeluang Besar di Pilgub Jabar

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof Karim Suryadi mengatakan Duo DM atau Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi berpeluang besar untuk menjadi pasangan calon kepala ...


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com