BERITABANDUNG


  • 08 Februari 2018 | 13:48 WIB

Tak Berkoalisi PDIP Yakin Hasanah Bisa Kejar Survei

Editor: Yatti Chahyati


 Tak Berkoalisi PDIP Yakin Hasanah Bisa Kejar Survei
PILGUB JABAR - calon Gubernur Jabar Tb Hasanuddin. (ist)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM – Meski dianggap survai untuk pasangan untuk calon Gubernur Jabar Hasanah (Tb Hasanuddin-Anton Charliyan) menempati posisi terakhir pada survei Cyrus Network belum lama ini, namun tim internal PDIP yakin hal itu bukan menjadi hambatan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Tim Media Center Hasanah, Budiana, di Bawean Cafe, Kamis (8/2/2018). ”Kami yakin jika pasangan Hasanah bisa mengimbangi calon gubernur Jawa Barat lainnya.,” ujarnya.

Saat ini sebagai partai pengusung, PDIP menjadi satu –satunya partai yang tidak berkoalisi dengan partai lainnya, sehingga ia yakin jika hal itu sangat memudahkan partai bekerja untuk meraih kemenangan.

"Di bulan Maret akan terjadi lonjakan-lonjakan. Saya kira popularitas media berdasarkan pantauan internal intelejen media PDIP, tren popularitas Hasanah di media semakin naik, itu yang pak Hasan. Pak Anton juga terus mendongkrak popularitas di media," jelasnya.

Budiana menjelaskan kalau Tb Hasanuddin dan Anton Charliyan tidak mempunyai keuntungan sebagai sorotan media seperti para calon-calon lainnya. Meskipun Tb dan Anton adalah penjabat di DPR RI dan Kepolisian.

Namun bukan berarti hal tersebut dapat menjadi keuntungan dalam popularitas Tb Hasanuddin dan Anton. Berbeda dengan kandidat lain seperti Deddy Mizwar yang menjadi Wagub Jabar dan Ridwan Kamil sebagai Walkot Bandung.

"Kalau pun hari ini masih terjadi keterlambatan wajar saja. Dari awal memang Hasanah dalam posisi tidak seperti pasangan lain. Pasangan lain sudah sangat besar menggunakan potensi yang ada di dalam dirinya, sebagai wali kota, bupati, wakil gubernur. Pak Hasan, Pak Anton tidak ada waktu sebelumnya," ujar Budiana.

Terlebih dengan waktu penentuan pasangan Hasanah juga yang mepet. Hasanah diumumkan H-1 sebelum pendaftaran Pilgub ke KPU Jabar.

Karena itulah PDIP mengaku tidak merasa aneh kalau dalam survei pasangan Hasanah mendapatkan posisi terakhir karena mempunyai start yang lambat. (tie)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com