BERITABANDUNG


  • 11 Februari 2018 | 05:13 WIB

Aher Minta PTN di Indonesia Jadi Pengampu PTS

Editor: Yatti Chahyati


 Aher Minta PTN di Indonesia Jadi Pengampu PTS
PENDIDIKAN - Rapat Pengurus Pusat Pleno (RPPP) ke-4/Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) di The Grand Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Jl. POM IX, Palembang Square, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, beberapa waktu lalu. (ist)

PALEMBANG, BERITABANDUNG.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong agar semua lembaga pendidikan di Jawa Barat, termasuk perguruan tinggi mempunyai dan bisa menghasilkan sumber daya manusia berkualitas. Khususnya Perguruan Tinggi Swasta atau PTS. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) tidak ingin ada keluhan fasilitas dan kualitas dari para mahasiswa yang berkuliah di PTS.

Aher mengungkapkan hal tersebut saat menjadi pembicara dalam Rapat Pengurus Pusat Pleno (RPPP) ke-4/Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) di The Grand Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Jl. POM IX, Palembang Square, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, beberapa waktu lalu.

"Oleh karena itu, kita dorong perguruan tinggi swasta pun agar menjadi pilihan yang wajar, pilihan menarik, dan baik yang prestasinya dan kualitasnya tidak kalah dengan sekolah-sekolah negeri," tambah Aher.

"Dalam rangka mendorong supaya swasta punya sarana yang baik, punya kualitas yang memadai, sama atau mirip dengan negeri, ya tentu harus ada perhatian dan bantuan dari Pemerintah," lanjutnya.

Untuk itu, Pemprov Jawa Barat berkomitmen memperhatikan perguruan tinggi swasta yang ada di seluruh Jawa Barat. Anggaran APBD yang dikucurkan sudah mencapai Rp 60-an Miliar. Hal ini diharapkan akan mampu membantu sarana dan prasarana, serta bisa meningkatkan kualitas PTS.

"Ada satu hal yang sedang kami perjuangkan supaya kualitasnya terjamin, maka Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ada di Jawa Barat itu mengampu Perguruan Tinggi Swasta yang ada di Jawa Barat. Kalau kemudian diampu dengan baik, kualitasnya distandardisasi oleh Perguruan Tinggi Negeri tersebut maka akan bisa kita menentukan di ijazah itu setara dengan Perguruan Tinggi Negeri yang mengampunya," papar Aher.

"Katankanlah Unpad mengampu sejumlah Perguruan Tinggi Swasta. Nanti kalau (mahasiswanya) sudah lulus, ada tulisan bahwa di ijazahnya diakui kualitasnya sesuai atau sama dengan Perguruan Tinggi Negeri, Unpad. Kita ingin seperti itu, meskipun belum tapi ini sebuah pemikiran ya," tambahnya.

"Tentu tidak harus sampai ada tulisan jaminan kualitas di ijazah, tapi manakala kita bisa menghadirkan perhatian dari PTN ke PTS kan sudah sangat bagus, sehingga lebih menjamin perguruan tinggi swasta itu lebih berkualitas seperti PTN," ungkap Aher.

Sementara itu, dalam paparannya yang berjudul "Peran Perguruan Tinggi Dalam Menyiapkan Sumber Daya Manusia Indonesia Berdaya Saing Tinggi Pada Era Revolusi Industri 4.0", Aher menekankan paradigma baru dalam pembangunan bangsa Indonesia ke depan. Aher menjelaskan, bahwa agenda pembangunan nasional harus tertuju pada tiga hal yang menjadi strategi pembangunan nasional, yaitu pengentasan kemiskinan, pengurangan pengangguran, dan daya dukung alam untuk keberlanjutan pembangunan.

Lanjut Aher, ketiga strategi tersebut memiliki tujuan paripurna, yaitu kesejahteraan dan rasa aman masyarakat. Akhirnya, jika agenda pembangunan ini terwujud secara menyeluruh akan mampu menciptakan penghambaan umat manusia kepada Allah SWT.

Hal lain yang menjadi penekanan Aher, di hadapan pelaku PTS dari seluruh Indonesia ini, pembangunan juga harus mampu membangun generasi baru yang memiliki kemampuan kembar, yaitu Imtaq dan Iptek yang seimbang.

Selain itu, menurut Aher, Perkembangan Revolusi Industri Generasi Keempat ini, menghadirkan pola perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tersendiri.

Dalam RPPP Aptisi ke-4 ini, turut hadir Menteri Tenaga Kerja (Menaker) RI Hanif Dakiri. Dalam paparannya, Hanif mengatakan bahwa pihaknya akan mendorong dan memastikan penggunaan standar kompetensi, agar mulai diberlakukan di bidang pendidikan tinggi. Upaya ini dilajukan agar ada kesinambungan antara kurikulum pendidikan tinggi dengan kebutuhan kompetensi tenaga kerja di pasar kerja.

"Oleh karena itulah, kita ingin mendorong agar perguruan tinggi benar-benar mau melakukan perubahan untuk banyak hal. Termasuk mungkin kita harus melihat penggunaan teknologi informasi untuk men-develop program-program pendidikan yang ada di perguruan tinggi," tutur Hanif. (*)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • 09 Desember 2017 | 13:12 WIB

    Proyek Rumah Deret Tamansari, Emil Diskusi dengan Warga di Pendopo

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil  bersilaturahmi dengan perwakilan warga RW 11 Kelurahan Tamansari di Pendopo Kota Bandung, Jumat (8/12/2017) malam. Pada kesempatan itu, Walikota membuka ruang diskusi ...

  • 20 November 2017 | 13:02 WIB

    Petugas Kebersihan Kota Bandung Berangkat Umrah

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah Kebersihan Kota Bandung Deni Nurdyana memberikan penghargaan melaksanakan ibadah umroh kepada lima pegawai di lingkungan PD Kebersihan, ...

  • 21 Januari 2017 | 15:24 WIB

    Penjual Atribut Persib Menjamur di Ciamis

    CIAMIS. BERITABANDUNG.COM -- Suasana di area Stadion Galuh Ciamis pada Sabtu (21/1/2017) berbeda dibandingkan hari biasanya. Sejumlah pedagang atribut Persib Bandung nampak memenuhi markas klub tuan rumah PSGC Ciamis. Berdasarkan pantauan ...

  • @ 2013 beritabandung.com