BERITABANDUNG


  • 13 Februari 2018 | 05:07 WIB

Berusia 131 Tahun, Mak Iwik Nenek Asal Tasikmalaya Berbagi Tips Panjang Umur

Editor: Yatti Chahyati


 Berusia 131 Tahun, Mak Iwik Nenek Asal Tasikmalaya Berbagi Tips Panjang Umur
PILGUB JABAR - Mak Iwik bersama Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. (ist)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM --  Mak Iwik (131) merupakan seorang nenek enam zaman. Ia hidup di zaman penjajahan belanda, penjajahan jepang, perjuangan kemerdekaan, orde lama, orde baru hingga orde reformasi.

Nenek dengan empat orang cucu itu tinggal dalam gubuk reyot di Kampung Munjul, Desa Sukasukur, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya.

Sang nenek memiliki sebuah keinginan yang baru hari ini, Senin (12/2) terkabul. Ia mengaku ingin sekali bertemu dengan Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta dua periode yang banyak ia dengar namanya melalui obrolan dari tetangga.

Keinginan Mak Iwik disampaikan oleh salah seorang warga setempat melalui akun sosial media. Pesan tersebut diketahui Dedi Mulyadi hingga akhirnya Dedi menyempatkan menjenguk sang nenek yang beberapa minggu lalu sempat mengeluh sakit.

"Alhamdulillah tiasa pendak sareng Cep Dedi. Hatur nuhun sudah mau nepangan Emak. (Alhamdulillah bisa bertemu dengan Nak Dedi. Terima kasih sudah mau menemui Emak)," ujar Mak Iwik.

Umur Mak Iwik yang sudah melampaui umur orang kebanyakan, menarik perhatian Dedi Mulyadi. Dia kemudian bertanya tentang tips agar bisa memiliki umur panjang seperti sang nenek.

"Tina emameun we cep, kedah dijagi. (dari asupan makanan saja nak, harus dijaga)," jawabnya.

Perbaikan Rumah Mak Iwik

Melihat kondisi kediaman Mak Iwik, Dedi Mulyadi tidak bisa menyembunyikan keprihatinannya. Karena itu, rumah milik nenek yang sudah empat kali menikah itu segera dibangun kembali agar layak huni.

Saat ini, rumah tersebut memang tergolong tidak layak huni karena hanya berdinding bilik bambu dengan ukuran 5x7 meter. Tiang penyangga rumah tersebut pun diketahui sudah lapuk dan rentan roboh.

"Insya Allah mulai hari ini kita bangun kembali agar layak huni," kata Dedi.

Langkah Dedi ini dilakukan karena dirinya merasa melihat Mak Iwik sama seperti melihat ibundanya sendiri. Bedanya, Mak Iwik masih hidup bersama cucunya, sementara ibundanya, Ibu Karsiti sudah lama meninggal.

"Saya seperti melihat ibu saya, jadi anggap saja ini sebagai bakti saya kepada ibu saya sendiri," ujarnya.

Ucapan syukur dan terima kasih pun keluar dari Mak Iwik. Nenek yang pernah bekerja sebagai petugas kebersihan makam desa setempat itu membalasnya dengan do'a untuk Dedi Mulyadi.

"Nuhun cep. Mugi Cep Dedi dilancarkeun sagala rupina. (Terima kasih Nak, semoga Nak Dedi dilancarkan segala urusannya)," kata Mak Iwik sambil menengadahkan kedua tangan. (*)


Label: #


Berita Terkait


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com