BERITABANDUNG


  • 08 Maret 2018 | 13:44 WIB

IPDN Beri Gelar Doktor Honoris Causa dari IPDN

Editor: Yatti Chahyati


 IPDN Beri Gelar Doktor Honoris Causa dari IPDN
PENDIDIKAN - Megawati Soekarnoputri bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, dan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang di sela penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (8/3/2018). (Dokumentasi Humas MPR)

BANDUNG, BERITABANDUNG.COM --  Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kampus IPDN, Jatinangor, Kamis, bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional.

IPDN memberikan gelar kehormatan itu kepada Megawati atas jasa-jasanya di bidang politik pemerintahan, khususnya selama dia menjabat sebagai presiden kelima Republik Indonesia.

"Tim promotor telah mempelajari nilai dan mempertimbangkan gagasan, semangat, jasa yang terhormat Ibu Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri, selama menjabat sebagai presiden kelima, terutama terkait kebijakan strategis politik pemerintahan," kata Rektor IPDN Ermaya Suradinata dalam acara penganugerahan gelar tersebut.

Proses penganugerahan gelar doktor kehormatan itu diawali dengan penyampaian pertanggungjawaban pengajuan penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa kepada Megawati dari tim promotor yang diketuai oleh Ermaya Suradinata.

Ermaya mengatakan pengajuan gelar ini atas pertimbangan, saran dan pendapat dari Komisi Komponen Ahli yang terdiri atas tokoh seperti Abdul Malik fajar, AM Hendropriyono, Rokhmin Dahuri, Bungaran Saragih, Dai Bachtiar, Bambang Kusowo, Muradi, Haryadi serta tim anggota senat guru besar yang di dalamnya mencakup Ketua dan Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan.

Menurut Ermaya, tim promotor telah mempelajari, menilai serta mempertimbangkan bahwa Megawati memiliki sejumlah jasa dan gagasan sehingga layak menerima gelar Doktor Kehormatan bidang politik pemerintahan dari IPDN.

Gagasan dan jasa Megawati yang menjadi poin penilaian antara lain terkait dengan kebijakan strategis dan politik pemerintahan Megawati semasa menjabat sebagai presiden, ketika dia mendorong tata pemerintahan yang baik melalui dukungan terhadap amandemen UUD 1945.

Megawati, menurut tim promotor, juga menggagas perlunya koridor desentralisasi dalam bentuk grand design otonomi daerah, serta memberi justifikasi bahwa otonomi daerah perlu diperkuat sebagai pilihan politik pemerintahan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam penguatan NKRI.

Di samping itu, Megawati dianggap sebagai Mandataris Majelis Permusyawaratan Rakyat yang konsisten menyelesaikan masalah-masalah desentralisasi setelah perubahan UU Pemerintahan Daerah.

Menurut tim promotor, Megawati selama menjadi presiden juga konsisten mengatasi masalah yang terjadi sebagai dampak dari berbagai kebijaksanaan yang berlaku setelah tuntutan reformasi 1998, terutama saat krisis ekonomi melanda Indonesia.

Megawati juga dipandang sebagai orang yang berjasa membebaskan Indonesia dari jerat utang IMF serta mampu mengatasi gerakan yang berpotensi menimbulkan disintegrasi bangsa, misalnya di Aceh, Ambon, Papua.

Tim promotor juga menilai Megawati berjasa menyatukan lembaga kader Pamong Praja melalui ikatan kedinasan. Kepemimpinan Megawati selama 2001-2004, menurut tim, telah menanamkan landasan bagi pemerintahan yang akan datang.

"Tim promotor menyadari betul betapa besar kebijakan strategis pemerintahan yang dikeluarkan pada periode kepemimpinan 2001-2004. Untuk memperhatikan besarnya jasa Ibu Megawati dan manfaatnya bagi masyarakat Indonesia, maka dalam forum berwibawa ini Tim Promotor mempunyai alasan kuat untuk mengajukan gelas Doktor Honoris Causa bidang politik penerintahan kepada Ibu Megawati," jelas Ermaya.

Seusai penyampaian pertanggungjawaban itu, Keputusan Rektor IPDN tentang penganugerahan gelar kehormatan kepada Megawati dibacakan.

Megawati menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran civitas akademika IPDN atas pemberian gelar doktor kehormatan itu.

"Saya ucapkan beribu terima kasih kepada IPDN. Sungguh merupakan kebahagiaan dan kehormatan bagi saya mendapat anugerah gelar Doktor Honoris Causa dari IPDN. Banyak yang memberikan selamat karena saya banyak menerima gelar Honoris Causa, tapi saya sebetulnya berpikir, makin banyak topi ini sebenarnya makin berat," kata Megawati.

Megawati berharap IPDN bisa terus mencetak kader-kader pamong praja yang nasionalis sesuai dengan tujuan pendiri IPDN yakni Presiden RI pertama Ir. Soekarno.

Acara penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa itu turut hadir sejumlah tokoh dan petinggi negeri antara lain mantan Wakil Presiden Tri Sutrisno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, Mahfud MD, anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum PPP Romahurmuziy dan sejumlah anggota legislatif serta pimpinan lembaga tinggi negara.

Sebelumnya, Megawati sudah menerima enam gelar doktor kehormatan dari Universitas Waseda Tokyo di Jepang (2001); Moscow State Institute of International Relation di Rusia (2003); Korea Maritime and Ocean University di Korea Selatan (2015); Universitas Padjadjaran Bandung (2016); Universitas Negeri Padang (2017); dan Mokpo National University di Korea Selatan (2017). (antara)


Label: #


Berita Terkait

  • Nasional
    18 April 2018 | 02:23 WIB

    Presiden Ajak Kader PMII Budayakan Politik Beretika

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Presiden Joko Widodo mengajak kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) untuk membawa bangsa ini pada budaya politik yang penuh etika. Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hadir atas undangan ...

  • Nasional
    15 April 2018 | 00:01 WIB

    Hadapi Revolusi Industri 4.0 , Telkom University Kukuhkan Program Bernama CeLOE

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- -  Mengacu pada visi Telkom University yang berkomitmen menjadi perguruan tinggi berkelas dunia yang berperan aktif dalam pengembangan Ilmu pengetahuan dan seni yang berbasis teknologi. Kampus terakreditasi ...

  • Nasional
    21 Maret 2018 | 07:32 WIB

    Google Doodle Peringati Ulang Tahun Guillermo Haro ke-105

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Hari ini, Rabu (21/3/2018), ketika kamu membuka laman pencarian Google akan tampak langit di malam hari yang dihiasi oleh bintang-bintang yang membentuk merek perusahaan untuk Google Doodle-nya. Namun ...

  • Nasional
    03 Maret 2018 | 12:35 WIB

    Dua Bulan Indonesia Alami 513 Kejadian Bencana Alam

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Jumlah kejadian bencana terus bertambah selama tahun 2018. Selama Januari 2018 hingga Februari 2018 telah terjadi 513 kejadian bencana di tanah air. Dari 513 kejadian bencana tersebut ...

  • Nasional
    23 Februari 2018 | 07:28 WIB

    Magnet Partai Demokrat Masih Kuat

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Partai Demokrat masih menjadi magnet bagi masyarakat untuk menjadi kader. Hal itu terbukti saat Partai Demokrat melantik anggota baru untuk menjadi kader dalam acara musyawarah cabang (Muscab) ...


Berita Lainnya

  • 21 April 2018 | 21:59 WIB

    Pasteur Bandung Lautan Air, BPBD Minta Banjir Harus Segera Diatasi

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Pasteur BTC Bandung jadi lautan air. Banjir kembali merendam daerah Pasteur Bandung setelah diguyur hujan lebat pada Sabtu (21/4/2018) sore. Jalan di kawasan Pasteur BTC berubah menjadi ...

  • 16 Maret 2018 | 18:17 WIB

    Akhir Pekan, ITB Gelar Integrated Career Days

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Sebanyak 45 perusahaan akan hadir dalam bursa kerja Institut Teknologi Bandung (ITB) Integrated Career Days pada 17-18 Maret 2018. Acara tersebut akan berlangsung di Aula Barat dan ...

  • 08 Maret 2018 | 10:48 WIB

    Pengawasan Proyek Lancar, PDAM Tirtawening Kota Bandung Beri Pengharaan ke TP4D

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung memberikan penghargaan terhadap Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Bandung. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi ...

  • 14 Desember 2017 | 10:42 WIB

    Kadisdik Kota Bandung Minta Sekolah Periksa Buku Terbitan Yudistira

    BANDUNG, BERITABANDUNG. COM - - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana meminta sekolah dasar khususnya guru sekolah kelas VI untuk memeriksa buku pelajaran terbitan Yudistira.  Hal itu sehubungan dengan adanya ...

  • 12 Desember 2017 | 11:42 WIB

    Piala Presiden 2018 Diperkirakan Digelar Awal Januari

    BANDUNG, BERITABANDUNG.COM -- Piala Presiden 2018 diperkirakan akan digelar awal Januari 2018. Hal itu diungkapkan Ketua Steering Committee Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait. Ia mengungkapkan dirinya sudah meminta waktu kepada Presiden ...

  • @ 2013 beritabandung.com